spot_img
Friday, July 3, 2026
spot_img
spot_img

Tanamkan Generasi Peduli Lingkungan, Duta Sekolah Adiwiyata Dapat Apresiasi Visitator DLH Provinsi

Must read

Surabaya, wartapoint – Sekolah Prestasi SD Muhammadiyah 11 Surabaya (SD Muhlas) menjadi salah satu kandidat Sekolah Adiwiyata Kota Surabaya dengan hadirnya Tim Verifikasi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya dan Provinsi Jawa Timur, Jumat (26/6/2026).

Suasana pintu gerbang terlihat berbeda dengan adanya 5 siswa yang berdiri tegap dengan wajah ceria dan penuh senyum Duta Sekolah Adiwiyata siap menyambut kehadiran tim verifikator yang dijadwalkan tiba di SD Muhlas sekitar pukul 08.30.

Kelima siswa tersebut yakni, Muhammad Awan, Akma Zelo, Aretha Raniah, Woro Pramastri, dari kelas 5 dan Ghaitsa Irman Shanum dari kelas 4.

Kepala SD Muhlas Mursiah, S.Ag. M.Pd. mengungkapkan bahwa dengan melibatkan perwakilan siswa sebagai Duta Adiwiyata tersebut, sekolah berupaya memberi edukasi secara langsung dengan harapan ke depannya para siswa menjadi generasi yang cerdas dan hebat serta peduli lingkungan.

Ia juga menegaskan bahwa Adiwiyata bukan sekadar plakat. Tapi budaya dan karakter: buang sampah pada tempatnya, hemat energi, rawat tanaman, sampai aksi peduli lingkungan yang nantinya menjadi habit bagi seluruh siswa.

Sementara itu salah satu perwakilan dari DLH Provinsi Jawa Timur, Baihaqi Haq mengapresiasi para siswa yang turut serta dalam verifikasi lapangan tersebut.

“Anak-anak hadir di sekolah ada acara apa?” Tanya Pak Baihaqi.

“Acara Penilaian Sekolah Adiwiyata,” jawab serentak para siswa.

“Kalian senang apa sedih libur sekolah kok datang ke sekolah?” tambah Baihaqi.

“Senang, karena dapat ilmu dan wawasan lingkungan, selain itu bosan juga di rumah terus,” seloroh Gaitsa dengan tersenyum polosnya.

Baihaqi juga menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh guru-karyawan dan siswa yang terlihat kompak dan antusias menyiapkan berbagai keperluan penilaian Sekolah Adiwiyata.

“Senang melihat semangat ustad-ustadzah dan para siswa, ini terlihat dari pintu gerbang, dan sekolahnya tertata rapi sampai mengantarkan semua tim memverifikasi bukti fisik sesuai dokumen penilaian Sekolah Adiwiyata,” terangnya.

Menurutnya, SD Muhlas mempunyai peluang dan tantangan untuk senantiasa melakukan penghijauan, peduli lingkungan untuk ketahanan pangan. Sehingga ke depannya manfaat Sekolah Adiwiyata tidak hanya sekedar formalitas belaka, melainkan menjadi karakter semua warga.

“Semoga di SD Muhlas mampu menerapkan nilai-nilai peduli lingkungan dan menjadi karakter hemat, cermat, serta tepat dalam mengurangi sampah, hemat energi serta penghijauan lingkungan untuk kelestarian bumi kita,” pesannya.

Selain dari DLH Kota Surabaya dan Provinsi Jawa Timur, hadir pula perwakilan Dinas Pendidikan, Kementrian Agama (Kemenag) Kota, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, dan perwakilan Komunitas Tunas Hijau serta perwakilan dari Institut Teknologi Surabaya (ITS). (Muriyono)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article