Surabaya, wartapoint – Mengawali Tahun Ajaran 2026/2027, MI Muhammadiyah 28 Surabaya (MIM Dupan) mengambil langkah strategis untuk memperkuat hubungan antara pihak sekolah dan keluarga. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan Parenting dan Pemaparan Program Sekolah yang digelar khusus bagi wali murid baru kelas I di aula madrasah, Sabtu (27/6/2026).
Acara yang dihadiri oleh 68 wali murid tersebut mengusung tema besar, “Membangun Sinergi Orang Tua dan Sekolah untuk Mewujudkan Generasi Islami, Berprestasi, dan Berkarakter.” Kegiatan ini dirancang sebagai fondasi awal untuk menyamakan persepsi demi menghadirkan pendidikan yang berkualitas bagi anak.
Pentingnya Peran Orang Tua di Rumah
Sesi pertama dibuka dengan seminar parenting yang menghadirkan psikolog Fenny Listiana Irmawati, S.Psi., M.Si. sebagai narasumber. Dalam paparannya, Fenny menekankan bahwa sekolah bukanlah satu-satunya faktor penentu keberhasilan pendidikan anak. Keterlibatan aktif orang tua di rumah justru memegang peranan yang sangat krusial.
”Komunikasi yang baik, pola asuh yang positif, serta keselarasan antara apa yang diajarkan di sekolah dan di rumah adalah kunci utama dalam membentuk karakter anak,” ujar Fenny di hadapan puluhan wali murid.
Suasana seminar berlangsung hangat dan interaktif. Para orang tua tampak antusias memanfaatkan momen ini untuk berdiskusi dan berkonsultasi mengenai tantangan serta pola pendampingan yang tepat saat anak mulai memasuki transisi ke jenjang sekolah dasar (SD).
Transparansi Program dan Target Madrasah
Setelah sesi psikologi keluarga, agenda dilanjutkan dengan pemaparan program kerja MI Muhammadiyah 28 Surabaya untuk Tahun Ajaran 2026/2027.
Pada sesi ini, manajemen sekolah menjabarkan secara rinci mengenai:
- Visi dan misi madrasah,
- Budaya sekolah dan program pembiasaan Islami,
- Agenda akademik serta kegiatan non-akademik (ekstrakurikuler),
- Program unggulan pengembangan karakter siswa selama satu tahun ke depan.
Pemaparan ini sengaja dilakukan secara transparan sejak hari pertama agar orang tua memahami betul arah pendidikan di MIM Dupan. Dengan demikian, orang tua dapat memberikan dukungan materiil maupun moril yang optimal dari rumah.
Komitmen Jangka Panjang Enam Tahun
Melalui forum ini, MIM Dupan berharap dapat mengikat komitmen bersama dengan para wali murid untuk mendampingi proses tumbuh kembang dan belajar anak selama enam tahun ke depan.
Momentum awal tahun ajaran ini dinilai sangat tepat untuk mempererat jalur komunikasi. Pihak sekolah optimistis, dengan sinergi yang kuat antara ekosistem sekolah dan lingkungan keluarga, visi untuk mencetak generasi yang Islami, berprestasi, dan berkarakter dapat terwujud dengan matang. (Tiris Ahmadha)





