
Surabaya, wartapoint – Konsistensi pembinaan atlet usia dini kembali membuahkan hasil manis bagi Perguruan Wushu Lima Naga Cabang SD Muhammadiyah 16 Surabaya (Sekolah Kreatif Baratajaya). Perguruan ini sukses mengamankan predikat Juara Umum pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kungfu Indonesia 2026 yang berlangsung di City of Tomorrow (CITO) Mall, Surabaya, pada 3–5 Juli 2026.
Keberhasilan dalam ajang yang berada di bawah naungan Aliansi Kungfu Tradisional Indonesia (AKTI) ini tidak lepas dari fenomena menarik: hadirnya sejumlah pasangan atlet kakak-beradik yang menjadi motor penggerak prestasi tim.
Sinergi dan Dukungan Keluarga Jadi Kunci
Guru Pembina Wushu SD Muhammadiyah 16 Surabaya, Taufik, S.Sos.I., mengungkapkan bahwa kekompakan dan iklim kompetisi sehat di internal keluarga berkontribusi besar pada mental bertanding para atlet.
”Ada empat pasangan kakak-beradik di tim kami yang menunjukkan semangat berlatih luar biasa. Mereka konsisten mengukir prestasi dan saling mendukung satu sama lain,” ujar pria yang akrab disapa Opik tersebut.
Pasangan kakak-beradik yang dimaksud meliputi:
- Shahana Ariella Orlin dan Quinzafira Ariella Puspita Bening
- Latisha Mayda dan Falisha Naifah
- Sulaiman Keisuke Watanabe Wardhana dan Shallahudin Maliki Shinohara Wardhana
Dukungan penuh dari orang tua juga menjadi fondasi penting. Luthfia Dini Yunanti, orang tua dari Orlin dan Bening, mengaku bangga melihat kedua putrinya saling memotivasi, baik di tempat latihan maupun di arena pertandingan.
Hal senada disampaikan Putri Yanti Lestyarini, ibu dari Latisha dan Falisha. Menurutnya, kesamaan minat di antara anak-anaknya memberikan kemudahan tersendiri bagi orang tua dalam memberikan fasilitas. “Enaknya kalau adik dan kakak mempunyai hobi olahraga yang sama, kami cukup mengantar ke satu tempat. Soal prestasi itu adalah bonus,” kata Putri.
Dominasi Perolehan Medali
Secara keseluruhan, Sekolah Kreatif Baratajaya berhasil mengumpulkan total 30 medali, yang terdiri dari 13 medali emas, 9 medali perak, dan 8 medali perunggu. Capaian ini menegaskan dominasi mereka atas perguruan wushu dan kungfu tradisional lainnya dari berbagai daerah.
Berikut adalah rincian lengkap perolehan medali para atlet Perguruan Wushu Lima Naga Cabang SD Muhammadiyah 16 Surabaya pada Kejurnas AKTI 2026:
| Nama Atlet | Perolehan Medali |
|---|---|
| Alika Sabrina Adeleo | 3 Emas |
| Falisha Naifah | 2 Emas, 1 Perunggu |
| Haven Ramadhan Abiyyu Syaferial | 1 Emas, 1 Perak |
| Shahana Ariella Orlin | 1 Emas, 1 Perak |
| Violina Sakhiyya | 1 Emas, 1 Perak |
| Sulaiman Keisuke Watanabe Wardhana | 1 Emas, 1 Perak |
| Quinzafira Ariella Puspita Bening | 1 Emas |
| Latisha Mayda | 1 Emas |
| Dyandra Chandra Anindita | 1 Emas |
| Panggulu Anasheyra Dhuhayu Artantyadi | 3 Perak |
| Shallahudin Maliki Shinohara Wardhana | 2 Perak, 1 Perunggu |
| Alesha Zafira Thalita | 1 Perak, 2 Perunggu |
| Adeeva Afsheen Myesha Darmanto | 1 Perunggu |
| Arloveli Dharrani Sembodo | 1 Perunggu |
“Capaian 30 medali ini merupakan buah dari kerja keras seluruh atlet dan tim pelatih yang telah bersiap jauh-jauh hari,” pungkas Opik.
Prestasi gemilang di Kejurnas AKTI 2026 ini tidak hanya mempertegas konsistensi SD Muhammadiyah 16 Surabaya dalam pembinaan olahraga wushu, tetapi juga menjadi bukti nyata bagaimana peran dan keharmonisan keluarga mampu membentuk mental juara sejak dini. (Ahmad Mahmudi)





