Surabaya, wartapoint – Hari pertama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Masa Pengenalan Lingkungan Kelas (MPLK) di SD Muhammadiyah 16 Surabaya atau Sekolah Kreatif Baratajaya, Senin (13/7/2026), menghadirkan suasana yang berbeda. Seluruh rangkaian kegiatan dipandu oleh siswa yang tergabung dalam Student Lighthouse Team (SLhT), organisasi kepemimpinan siswa yang menjadi bentuk implementasi Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kids di sekolah.
Keterlibatan SLhT sebagai panitia merupakan bagian dari pembelajaran kepemimpinan berbasis Leader in Me. Para siswa tidak hanya menjadi peserta kegiatan, tetapi juga dipercaya mengelola acara, memandu jalannya kegiatan, serta mendokumentasikan setiap momen di berbagai jenjang kelas.
Pada sesi pembukaan, petugas yang bertugas sebagai pembawa acara (MC) untuk Kelas 1 adalah Aqila dan Alana, dengan dokumentasi oleh Gelsi. Untuk Kelas 2, MC dipercayakan kepada Noura dan Leana, sedangkan dokumentasi dilakukan oleh Rania.
Di Kelas 3 dan 4, kegiatan dipandu oleh Naura dan Naila sebagai MC dengan dokumentasi oleh Razqa. Sementara itu, Kelas 5 dan 6 dipandu oleh Bariq dan Falisha, dengan dokumentasi oleh Fathir.
Pada sesi penutupan, estafet kepemimpinan kembali diperlihatkan melalui pergantian petugas MC. Fatma dan Gelsi memandu penutupan di Kelas 1. Di Kelas 2, tugas tersebut dijalankan oleh Sasya dan Salsa. Untuk Kelas 3 dan 4, penutupan dipandu oleh Hafizah dan Nabila, sedangkan di Kelas 5 dan 6, Gala bersama Azka menutup rangkaian kegiatan hari pertama MPLS dan MPLK.
Melalui pelibatan Student Lighthouse Team sebagai panitia, SD Muhammadiyah 16 Surabaya memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kolaborasi, tanggung jawab, dan kepemimpinan. Dengan demikian, MPLS dan MPLK tidak hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik, tetapi juga menjadi wahana bagi para pemimpin muda untuk belajar memimpin melalui pengalaman nyata.
(Ahmad Mahmudi)






