Surabaya, wartapoint – SD Muhammadiyah 11 Surabaya (SD) kembali menunjukkan komitmennya untuk senantiasa meningkatkan kualitas pembelajaran di bidang Al Quran dengan menggandeng Lembaga Pesantren Quran Nurul Falah Surabaya.
Hal tersebut dibuktikan dengan melakukan penandatanganan nota kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) antara dua lembaga tersebut, Senin (20/7/2026).
Bertempat di ruang rapat SD Muhlas, acara dihadiri langsung oleh Kepala SD Muhlas, Mursiah, S.Ag, M.Pd, Wakil kepala sekolah Endarwati Choiriah, M.Pd.I, Kepala Urusan Kurikulum Ismuba, Ahmad Mujaddid, S.H, M.Pd. dan Koordinator Pembina Kelas Tahfidz Khusus, Jauhar Fuadi H.E.
Kaur Kurikulum Ismuba Ahmad Mujaddid RA, S.H, M.Pd, menyampaikan bahwa MoU ini menjadi tonggak awal penguatan Program Tahfidz Khusus Tahun Ajaran 2026/2027. Fokus utama kerja sama adalah penguatan kurikulum tahfidz metode Tilawati, peningkatan kualitas pembinaan, serta supervisi/ monitoring pembina tahfidz secara intensif dan berkala.
“Kami berharap besar dengan MoU ini mampu menghadirkan sebuah keseragaman dalam metode pembelajaran Tahfidz yang menyenangkan bagi anak-anak. Anak semangat menghafal, tidak merasa terbebani, namun di sisi lain tetap menghasilkan para huffadz yang berkualitas, berakhlak mulia, dan menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup,” ujarnya.
Pria yang juga menjabat Wakil Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Surabaya ini juga menambahkan, bahwa Program Tahfidz hasil kolaborasi ini ditargetkan berjalan mulai tahun ajaran baru 2026-2027 ini. Setiap siswa akan dipetakan kemampuannya, lalu dibina sesuai level. Ada target setoran harian, murojaah, dan agenda wisuda tahfidz tiap tahun.
Sementara itu, Kepala SD Muhlas, Mursiah, S.Ag, M.Pd mengapresiasi Tim Keislaman SD Muhlas salah satunya Kelas Tim Tahfidz Khusus yang telah menginisiasi MoU tersebut untuk meningkatkan kualitas pembelajaran kelas Tahfidz Khusus.
“Melalui kolaborasi ini, kami ingin para murid SD Muhlas mempunyai bekal Al Quran dan tidak hanya cerdas akademik, tapi juga memiliki karakter Qurani yang kuat, serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (Muri/yupan)






