Pengesahan RAPB TK-KB ‘Aisyiyah Surabaya di Batu: Mendorong Tata Kelola Profesional dan Sekolah Berkemajuan

Must read

- Advertisement -

Batu, wartapoint — Majelis Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah (Paud Dasmen) Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Surabaya menggelar agenda Pengesahan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPB) TK-KB ‘Aisyiyah se-Kota Surabaya di Hotel Selecta, Batu, Sabtu-Ahad (8-9/8/2026).

​Diikuti oleh 125 kepala sekolah dan pengelola lembaga pendidikan anak usia dini, forum ini tidak hanya menjadi agenda pengesahan dokumen anggaran tahunan. Kegiatan ini difungsikan sebagai ruang konsolidasi organisasi, penguatan kapasitas kepemimpinan, transformasi tata kelola, hingga pengembangan budaya sekolah berkemajuan.

​Turut hadir dalam pembukaan acara, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Surabaya, Ibunda Hj. Alifah Hikmawati, S.Th. dan Ibunda Umi Sarofah, M.Pd., serta Ketua Majelis Paud Dasmen PDA Kota Surabaya, Bunda Dra. Nurul Kartika beserta jajaran pengurus.

​Rangkaian acara hari pertama diawali dengan kegiatan tadabbur alam untuk menyegarkan pikiran sekaligus mempererat soliditas antarpenyelenggara lembaga. Acara resmi kemudian dibuka pada pukul 18.00 WIB di ruang pertemuan Hotel Selecta.

​Kepemimpinan Strategis dan Tata Kelola Keuangan

​Dalam sambutannya, Ketua PDA Kota Surabaya, Alifah Hikmawati, menekankan pentingnya peran kepala sekolah sebagai penggerak utama di satuan pendidikan. Kepemimpinan sekolah diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan tugas administratif belaka.

​”Sekolah harus terus bergerak dan berkembang. Kepala sekolah harus menjadi teladan sekaligus penggerak perubahan agar lembaga pendidikan ‘Aisyiyah semakin maju, berkualitas, dan berkemajuan,” tegas Alifah.

​Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Majelis Paud Dasmen PDA Kota Surabaya, Nurul Kartika, menggarisbawahi bahwa tata kelola keuangan yang tertib merupakan cerminan dari profesionalitas lembaga. Pengelolaan anggaran dituntut transparan, akuntabel, efektif, efisien, serta berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan.

​Melalui pendekatan ini, dokumen RAPB diposisikan sebagai peta jalan strategis yang menghubungkan kebutuhan sekolah, program prioritas, dan ketersediaan anggaran dengan target pemenuhan hak belajar peserta didik.

​Penguatan Ekosistem dan Keberlanjutan Pendidikan

​Selain pembahasan anggaran internal, forum ini dimanfaatkan untuk memperluas pemahaman peserta terhadap ekosistem Persyarikatan Muhammadiyah-‘Aisyiyah. Para peserta dibekali informasi terkait program Majelis Wakaf dan Kehartabendaan serta potensi Baitul Maal wat Tamwil (BMT) guna mendukung kemandirian ekonomi lembaga.

​Sinergi antarjenjang pendidikan juga menjadi fokus perhatian. Tim Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD/MI Muhammadiyah Kota Surabaya yang diwakili oleh Ustaz Amang Muazam, M.Pd.I., memaparkan data serapan lulusan TK ‘Aisyiyah ke SD/MI Muhammadiyah, sekaligus mengenalkan berbagai program unggulan sekolah dasar di Surabaya. Sinergi ini ditujukan untuk membangun kesinambungan pendidikan anak sejak usia dini hingga jenjang dasar.

​Penghargaan Pertama bagi TK-KB Berprestasi

​Momentum penting dalam kegiatan ini adalah penyerahan Apresiasi TK-KB ‘Aisyiyah Berprestasi. Untuk pertama kalinya, Majelis Paud Dasmen PDA Kota Surabaya memberikan penghargaan resmi kepada lembaga-lembaga yang mencatatkan kinerja terbaik.

​Penghargaan tersebut terbagi dalam tiga kategori:

  1. Pengelolaan Administrasi Keuangan Terbaik: Juara 1, 2, 3, serta Harapan 1, 2, dan 3.
  2. Wilayah Kerja Terbaik: Juara 1, 2, 3, serta Harapan 1 dan 2.
  3. Taat Persyarikatan: Diberikan kepada 41 TK-KB ‘Aisyiyah.

​Pemberian apresiasi ini dirancang sebagai bentuk pengakuan (recognition) atas kinerja lembaga sekaligus stimulus untuk memacu iklim kompetisi yang sehat dan berprestasi di lingkungan ‘Aisyiyah.

​Literasi Keuangan dan Kepanduan Hizbul Wathan

​Memasuki hari kedua, peserta menerima materi kepanduan Hizbul Wathan (HW) yang disampaikan oleh Sekretaris Kwarda HW Surabaya, Ramanda Amang Muazam, M.Pd.I., dan Bendahara Kwarda HW Surabaya, Ramanda Salim Bahrelsy, S.K.M.

​Acara dilanjutkan dengan sesi teknis penguatan literasi dan pemetaan keuangan sekolah. Para pengelola dibekali pemahaman mendalam mengenai klasifikasi sumber pendapatan—seperti SPP, DPP, dan dana kegiatan—serta kalkulasi penentuan UIM, UIG, dan UP.

​Penyusunan anggaran yang akurat, realistis, dan terukur diharapkan dapat mentransformasi pengelolaan keuangan dari sekadar kewajiban administratif menjadi bagian terintegrasi dari tata kelola sekolah (school governance).

​Melalui agenda dua hari di Batu ini, Majelis Paud Dasmen PDA Kota Surabaya mendorong seluruh TK-KB ‘Aisyiyah untuk terus meningkatkan daya saing, integritas, dan kualitas pelayanan pendidikan anak usia dini berbasis nilai-nilai persyarikatan. (Mursiah/yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article