Dokter Zuhro Dorong Pemkot Surabaya Beri Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi Petugas Sampah Kampung

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint — Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya, dr. Hj. Zuhrotul Mar’ah Lailatusholichah, mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para petugas pengangkut sampah yang bekerja di lingkungan pemukiman atau kampung.

​Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) yang akrab disapa Dokter Zuhro ini menilai, perlindungan berupa BPJS Ketenagakerjaan sangat mendesak mengingat tingginya risiko keselamatan kerja yang dihadapi para petugas kebersihan di lapangan setiap harinya.

​”Petugas kebersihan harus mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan karena pekerjaan mereka memiliki risiko kerja yang tinggi,” ujar Dokter Zuhro kepada media wartapoint.id, Sabtu (5/9/2026).

Risiko Kerja Tinggi di Lingkungan Kampung

​Dokter Zuhro memaparkan bahwa ancaman keselamatan para petugas dapat terjadi pada setiap tahapan kerja, mulai dari proses pengumpulan hingga pemilahan sampah. Banyaknya limbah berbahaya yang bercampur dengan sampah rumah tangga menjadi ancaman nyata bagi keselamatan fisik mereka.

​”Misalnya saat memilah terkena pecahan kaca, mengalami kecelakaan saat mengangkut sampah, atau terkena benda tajam dan berbahaya lainnya,” kata Dokter Zuhro.

​Menurutnya, meski petugas pengangkut sampah di tingkat kampung memegang peranan krusial dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan permukiman, keberadaan mereka kerap luput dari jaminan keselamatan kerja secara menyeluruh.

Perluasan Program BPJS Ketenagakerjaan

​Pemkot Surabaya sebenarnya telah memfasilitasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi sejumlah kelompok pekerja rentan dan tenaga pemeliharaan kota, termasuk Satgas Kebersihan dinas terkait. Namun, Dokter Zuhro mendorong agar jangkauan skema perlindungan ini turut mencakup para petugas kebersihan tingkat RT/RW atau kampung.

​Selain jaminan sosial, Dokter Zuhro juga menekankan pentingnya penguatan standar keselamatan kerja di lapangan. Petugas kebersihan dinilai perlu dibekali Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai serta edukasi mengenai penanganan sampah berisiko.

​”Selain jaminan sosial, perlengkapan kerja yang memadai dan pemahaman mengenai potensi bahaya sampah juga penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja. Perlindungan sosial dan keselamatan kerja ini harus berjalan beriringan,” pungkas Dokter Zuhro. (yupan)

#dprdkotasurabaya #dprri #beritanasional #beritaparlemen #surabaya

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article