
Surabaya, wartapoint — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya Festival Kompetisi Anak Islami (KAMI) 2026 tingkat se-Jawa Timur di Perguruan Muhammadiyah Tandes (SD/SMP Muhammadiyah 14 Surabaya), Sabtu (5/9/2026).
Ketua PDM Kota Surabaya, Dr. M. Ridlwan, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa kehadiran ajang ini bersama program Muhammadiyah School of Tahfidz menjadi sarana ampuh dalam menyemarakkan syiar Al-Qur’an di Kota Pahlawan dan sekitarnya.
Sinergi dan Kepedulian Pemkot Surabaya untuk Para Penghafal Al-Qur’an
Dalam kesempatan tersebut, Ridlwan mengapresiasi komitmen dan dukungan penuh dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, khususnya Wali Kota Eri Cahyadi dan jajaran Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra), terhadap para hafiz dan hafizah.
Ia mengungkapkan bahwa Pemkot Surabaya memberikan perhatian khusus melalui penyediaan anggaran daerah bagi para penghafal Al-Qur’an, hingga peluang beasiswa kuliah gratis bagi warga Surabaya yang hafiz Al-Qur’an.
”Pemerintah Kota Surabaya menunjukkan kepedulian yang sangat luar biasa terhadap para hafiz Al-Qur’an. Dukungan ini tentu menjadi angin segar dan motivasi besar bagi penguatan pendidikan Al-Qur’an di kota ini,” ujar Ridlwan.
School of Tahfidz Lahirkan Generasi Prestasi
Ridlwan menambahkan, saat ini program School of Tahfidz di bawah naungan PDM Kota Surabaya telah didukung oleh sekitar 30 ustaz dan ustazah penghafal Al-Qur’an 30 juz. Lembaga ini terus membina para santri secara intensif.
Prestasi nyata dari pembinaan ini pun telah terbukti. Pada ajang Festival Anak Sholeh yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur di Lamongan baru-baru ini, kontingen PDM Surabaya berhasil keluar sebagai Juara Umum setelah bersaing ketat dengan daerah-daerah basis Muhammadiyah lainnya seperti Lamongan dan Malang.
”PDM Surabaya memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas pencapaian ini. Lebih dari itu, sebanyak 80 santri juga bersiap mengikuti ujian hafalan sekali duduk sesuai jumlah juz serta prosesi wisuda tahfiz,” jelasnya.
Saksi Kecintaan pada Al-Qur’an
Menutup sambutannya, Ketua PDM Kota Surabaya menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, jajaran pimpinan daerah, serta orang tua dan peserta dari berbagai wilayah di Jawa Timur yang hadir memadati lokasi acara.
Ia berharap, partisipasi aktif seluruh peserta dan wali murid tidak sekadar mengejar piala, melainkan menjadi bukti nyata kecintaan kepada Al-Qur’an yang bernilai ibadah.
”Kehadiran Bapak, Ibu, dan Adik-adik semua di sini adalah saksi bahwa kita mencintai dan menggelorakan Al-Qur’an di bumi Allah ini. Semoga persaksian inilah yang kelak meringankan langkah kita dan membawa kita ke tempat terbaik di sisi Allah SWT,” pungkasnya. (yupan)
#beritanasional #indonesia #jawatimur #muhammadiyah #mst





