
Surabaya, wartapoint – Semangat kebersamaan ditunjukkan oleh warga Tambak Wedi Barat 5, Kenjeran, Surabaya. Dalam upaya mempererat silaturahmi sekaligus membentengi anak dari ketergantungan gawai, warga menggelar kegiatan parenting mandiri bertajuk “Membangun Keharmonisan Keluarga dan Warga Menyongsong Indonesia Sejahtera” pada Sabtu (5/9/2026).
Suasana hangat dan guyub terasa sepanjang jalan Tambak Wedi yang dipadati warga dari berbagai usia, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Pemandangan menarik terlihat dari interaksi anak-anak yang asyik bercengkerama tanpa memegang ponsel pintar (smartphone) sama sekali.
Gerakan positif ini digagas oleh Ibu Ayu, seorang warga setempat yang prihatin dengan tingginya kecanduan gawai pada anak-anak.
”Saya sangat senang melihat anak-anak begitu antusias mendengarkan materi dan tidak ada satu pun yang membawa HP. Harapannya, anak-anak bisa sejenak melupakan gawai, dan orang tua makin paham cara mengondisikan anaknya,” ungkap Ayu.
Inisiatif tersebut mendapat apresiasi tinggi dari Ketua RT setempat, Purnomo, serta psikolog Bagoes Sanyoto, M.Psi., yang hadir sebagai pemateri utama. Bagoes menilai langkah warga Tambak Wedi Barat 5 sangat luar biasa karena kegiatan parenting umumnya hanya diadakan di lingkungan sekolah formal.
”Keluarga yang harmonis itu hatinya ceria, selalu bahagia, dan didukung oleh lingkungan kampung yang memiliki suasana belajar,” ujar Bagoes.
Sambil sesekali menyelipkan kelakar yang memancing gelak tawa warga, Bagoes membagikan beberapa pesan kunci dalam sesi edukasi tersebut:
- Menjaga Emosi Keluarga: Memperkokoh harmoni rumah tangga dengan memperbanyak kegiatan positif serta mengurangi sifat mudah marah.
- Utamakan Ilmu Dibanding Harta: Ilmu akan menjaga pemiliknya dan bertambah jika diamalkan, sedangkan harta justru butuh dijaga dan berkurang jika dibelanjakan.
- Penguatan Lingkungan Kampung: Peran aktif tetangga sangat menentukan tumbuh kembang dan pembentukan karakter anak secara fisik maupun sosial.
Manfaat dari kegiatan edukatif ini dirasakan langsung oleh peserta yang hadir, salah satunya Nabila. Ia mengaku mendapatkan wawasan praktis untuk mendidik buah hatinya di rumah.
”Saya sangat senang ada kegiatan seperti ini di kampung sendiri. Saya bisa mendapat pengetahuan baru dalam membimbing anak-anak, terutama cara mengatasi dan mendidik anak agar tidak mudah tantrum,” ujar Nabila.
Melalui kegiatan ini, warga Tambak Wedi Barat 5 berhasil membuktikan bahwa kepedulian lingkungan dapat menciptakan ruang tumbuh yang lebih sehat, ramah interaksi sosial, dan bebas dari ketergantungan gawai bagi generasi muda. (Fu’adah/yupan)
#kampungtangguh #beritanasional #indonesia #jawatimur #surabaya





