
Filipina, wartapoint — Universitas Islam Pemalang (USIP) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat internasionalisasi kampus. Pada hari pertama kunjungan kerjanya ke Filipina, USIP resmi menandatangani kesepakatan kerja sama strategis dengan Batangas State University yang berfokus pada pertukaran mahasiswa, kolaborasi pendidikan, hingga penelitian bersama.
Delegasi USIP yang dipimpin oleh Wakil Rektor III Dr. Srifariyati dan Rochmaniyah dari Kantor Urusan Internasional (KUI) USIP tiba di kampus Batangas State University pada Kamis (24/9/2026) pagi waktu setempat. Kehadiran tim USIP disambut hangat oleh Vice Chancellor Batangas State University, Dr. Vaberlie P. Mandane Garcia, beserta jajaran pimpinan universitas.
Fokus Program Konkret: Pertukaran Mahasiswa Awal 2027
Pertemuan antar-dua institusi tersebut dilanjutkan dengan pembahasan mendalam mengenai berbagai agenda akademik. Puncaknya, kesepakatan resmi dituangkan dalam dokumen Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA).
Salah satu poin utama yang disepakati adalah program pertukaran mahasiswa selama satu semester yang ditargetkan mulai berjalan aktif pada awal 2027. Selain itu, kedua pihak juga sepakat untuk segera mengembangkan kolaborasi riset antar-dosen serta pengembangan program pendidikan bersama.
Wakil Rektor III USIP, Dr. Srifariyati, menegaskan bahwa kerja sama ini dirancang untuk memberikan dampak langsung dan nyata bagi sivitas akademika, khususnya para mahasiswa.
“Kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan MoU semata. Kami ingin segera menerjemahkannya dalam program konkret, terutama pertukaran mahasiswa, pendidikan, dan penelitian,” ujar Srifariyati.
Ia menambahkan, program ini menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa USIP untuk merasakan pengalaman belajar di lingkungan akademik internasional. Di saat yang sama, USIP siap menyambut mahasiswa asal Filipina untuk menimba ilmu di Pemalang.
Strategi Akselerasi Internalisasi Kampus
Dalam jangka panjang, kolaborasi ini diharapkan dapat membuka peluang lebih besar bagi mahasiswa Filipina untuk melanjutkan studi formal di USIP. Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi besar USIP dalam membangun jejaring perguruan tinggi lintas negara dan memperkuat positioning kampus di tingkat global.
Kunjungan ke Batangas State University ini menjadi pembuka dari rangkaian agenda diplomasi pendidikan USIP di Filipina. Selanjutnya, delegasi USIP dijadwalkan melanjutkan penjajakan kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi ternama lainnya di negara tersebut.
Sinergi antardua perguruan tinggi ini diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi peningkatan mobilitas mahasiswa dan dosen, riset kolaboratif, serta terbentuknya jejaring akademik yang makin erat antara Pemalang dan Filipina. (Andi/yupan)





