Tangan Dingin Miqdad Athif! Pelatih Muda Berbakat di Balik Sukses PCM Kenjeran Raih Trofi Juara 3

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – Di balik keberhasilan tim futsal Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kenjeran mengamankan trofi Juara 3 pada Turnamen Futsal Milad Muhammadiyah ke-114, ada sosok pelatih muda berbakat yang mencuri perhatian. Dialah Miqdad Athif, seorang guru dari MI Muhammadiyah 25 Surabaya yang dipercaya meracik taktik dan strategi di pinggir lapangan.

​Kecermatan membaca permainan, ketepatan rotasi pemain, serta arahan dingin yang ia berikan menjadi kunci sukses PCM Kenjeran mengarungi sengitnya turnamen yang digelar oleh PDM Kota Surabaya di Lapangan Futsal SMP Muhammadiyah 9 Surabaya, Jojoran, Sabtu (10/10/2026).

​Racikan Taktik dan Mentalitas Bertanding

​Di bawah komando Miqdad Athif, PCM Kenjeran tampil atraktif dengan organisasi permainan yang rapi. Tidak hanya mengandalkan kemampuan individu, Miqdad mampu menanamkan kedisiplinan taktik, kekompakan transisi, serta mentalitas pantang menyerah kepada seluruh anak asuhnya.

“Peran pelatih bukan sebatas menyusun formasi di atas kertas, tetapi juga membangun kepercayaan diri, menjaga motivasi, dan memastikan mental pemain tetap stabil di situasi krusial,” ungkap Miqdad di sela-sela turnamen.

​Perjalanan Taktis Menuju Podium Juara

​Perjalanan skuat asuhan Miqdad sepanjang kompetisi dipenuhi dengan pembuktian strategi yang matang:

  • ​Penyisihan: PCM Kenjeran mengawali laga dengan kemenangan meyakinkan 2–1 atas PCM Pabean Cantian melalui permainan terbuka yang sengit.
  • ​Perempat Final: Kedisiplinan lini pertahanan dan efektivitas serangan berbuah kemenangan 2–0 atas PCM Semampir, sekaligus mengunci tiket semifinal.
  • ​Semifinal: Langkah menuju final sempat terhenti dramatis saat berhadapan dengan PCM Bubutan melalui adu penalti usai bermain imbang.
  • ​Perebutan Juara 3: Mampu membangkitkan mental tim yang sempat drop, Miqdad mengawal anak asuhnya dalam partai perebutan tempat ketiga. Laga kembali berlanjut ke adu penalti, di mana aksi penyelamatan krusial kiper Mr. Eko (guru SMP Muhammadiyah 15 Surabaya) mengunci kemenangan PCM Kenjeran.

​Pendidik Muda dengan Visi Prestasi

​Sebagai pelatih muda yang juga berkiprah di dunia pendidikan dasar, Miqdad Athif membuktikan bahwa pembinaan karakter dan pembentukan prestasi dapat berjalan selaras. Evaluasi taktis yang ia lakukan di setiap jeda pertandingan menjadi bukti kematangannya dalam meracik strategi.

​Hasil yang diraih PCM Kenjeran merupakan buah dari proses latihan, kedisiplinan, serta komunikasi yang terjalin erat antara pelatih dan pemain.

​Sinergi dan Kebanggaan Bersama

​Capaian manis ini disempurnakan oleh dukungan solid dari seluruh elemen persyarikatan. Dukungan penuh mengalir dari Ketua PCM Kenjeran H. Ali Fauzi, S.Ag., M.Pd.I., Sekretaris Irvandy Andriansyah, S.T., M.T., kerja keras tim official di bawah Aksar Wiyono, serta gemuruh yel-yel dari Mufteen Mania (SMP Muhammadiyah 15 Surabaya).

​Sentuhan tangan dingin Miqdad Athif terbukti mampu mengalirkan energi positif bagi PCM Kenjeran. Prestasi ini diharapkan menjadi batu pijakan yang kokoh untuk terus meningkatkan kualitas permainan dan menatap kompetisi mendatang dengan optimisme tinggi.

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article