
Surabaya, wartapoint – Keterlibatan aktif generasi muda dalam memakmurkan rumah ibadah kembali membuahkan hasil membanggakan. Masjid Remaja Surabaya dipastikan lolos seleksi dan melaju ke tahap berikutnya dalam ajang Cabang Ranting Muhammadiyah (CRM) Award yang digelar oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya.
Proses seleksi berlangsung pada Ahad malam (11/10/2026) di SMA Muhammadiyah 10 Surabaya. Dalam ajang tersebut, Masjid Remaja Surabaya berhasil terpilih bersama dua masjid unggulan lainnya, yakni Masjid Gunung Sari Indah dan Masjid Jenderal Sudirman, untuk mewakili Kota Surabaya di tingkat Wilayah Jawa Timur.
Esensi Pengelolaan: Orientasi Manfaat, Bukan Sekadar Gelar
Ketua Takmir Masjid Remaja Surabaya, H. Maryono, menyampaikan rasa syukur atas capaian ini. Menurutnya, keberhasilan melaju ke tingkat provinsi bukan sekadar panggung prestasi, melainkan kesempatan berharga bagi seluruh jajaran pengurus untuk belajar, mengevaluasi diri, dan meningkatkan kinerja organisasi.
“Dengan lolosnya Masjid Remaja dalam CRM Award PDM Surabaya dan maju ke jenjang wilayah maupun pusat, semoga ini menjadi pembelajaran bagi seluruh pengurus untuk selalu meningkatkan kinerja demi tercapainya tujuan, yaitu menjadikan Masjid Remaja bermanfaat bagi jamaah dan masyarakat,” ujar H. Maryono.
Ia menekankan bahwa piala atau predikat juara bukanlah target utama dalam memimpin sebuah masjid. Nilai terpenting dari keberadaan masjid adalah sejauh mana fungsi utamanya dapat dirasakan nyata oleh jamaah dan lingkungan sekitar.
“Juara lomba itu bukan tujuan, tetapi menjadi bermanfaat itu yang utama,” tegasnya.
Pesan ini mempertegas standar keberhasilan sebuah masjid: tidak hanya diukur dari fasilitas atau penghargaan di atas kertas, tetapi dari kehidupannya kegiatan keagamaan, kualitas pelayanan jamaah, kuatnya kaderisasi pemuda, serta besarnya kepedulian sosial yang dihadirkan.
Tampilkan Wajah Masjid Berkemajuan Lewat Generasi Muda
Daya tarik utama dari penampilan Masjid Remaja pada seleksi CRM Award kali ini terletak pada komposisi tim presentasi yang didominasi oleh deretan anak muda. Tampil percaya diri dan penuh semangat, para kader muda ini menunjukkan kemampuannya dalam mengemban peran strategis pengelolaan masjid modern.
Keterlibatan aktif pemuda ini menjadi cerminan bahwa masjid mampu bertransformasi menjadi ruang tumbuh bagi generasi Islami yang kreatif, inovatif, dan berkemajuan. Anak muda tidak diposisikan sekadar sebagai penonton atau penerus di masa depan, melainkan sebagai penggerak utama yang merancang program-program relevan sesuai tantangan zaman.
Melangkah ke Jawa Timur dengan Semangat Pembenahan
Melajunya Masjid Remaja ke tingkat Jawa Timur menjadi amunisi semangat untuk terus membenahi tata kelola, memperkuat jangkauan dakwah, serta melahirkan program-program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Ajang ini juga dimanfaatkan takmir sebagai sarana menimba ilmu dan meneladani praktik-praktik baik dari pengelolaan masjid lain di Jawa Timur.
Bagi pengurus Takmir Masjid Remaja Surabaya, kompetisi ini adalah bagian dari ikhtiar panjang menjadikan rumah ibadah sebagai pusat pembinaan karakter, pemberdayaan ekonomi umat, dan simpul kepedulian sosial.
Masjidnya Makmur, Generasinya Tumbuh, Masyarakatnya Merasakan Manfaat.
Dengan membawa optimisme dan komitmen pembenahan berkelanjutan, Masjid Remaja Surabaya bersiap melangkah ke ajang CRM Award tingkat Jawa Timur—membuktikan bahwa kemuliaan masjid sejatinya diukur dari seberapa besar manfaat yang ia pancarkan bagi semua. (Irvandy)





