
Surabaya, wartapoint – Mengisi nuansa semarak Milad Muhammadiyah ke-114, Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya resmi memulai rangkaian visitasi serentak ke Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah se-Kota Surabaya, Senin (12/10/2026).
Pada hari pertama pelaksanaan, tim visitasi menyasar dua lembaga sekaligus, yakni LKSA Kenjeran dan LKSA Bulak. Suasana persiapan telah tampak sejak sore hari selepas shalat Ashar, ketika para pengurus dan karyawan LKSA sibuk menyiapkan berbagai berkas dokumen administrasi.
Kegiatan evaluasi lapangan yang berlangsung mulai pukul 15.30 hingga 17.30 WIB ini bertujuan untuk menjaga, mengevaluasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan, pengelolaan sumber daya manusia (karyawan), hingga sarana dan prasarana (sarpras) di tiap lembaga.
Fokus Pembinaan AIK dan Kaderisasi Anak Asuh
Dalam proses visitasi, salah satu aspek penting yang menjadi perhatian utama tim penilai adalah pengelolaan program dan aktivitas harian anak asuh. Pasalnya, para anak asuh di LKSA diproyeksikan sebagai calon kader penerus persyarikatan Muhammadiyah.
Hal tersebut tercermin dari konsistensi pembinaan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di panti asuhan, mulai dari ibadah, pengajian, hingga pembentukan karakter islami.
Dorong Transparansi Keuangan Berbasis Digital
Selain pembinaan karakter, MPKS PDM Kota Surabaya juga menyoroti pentingnya transparansi serta akuntabilitas tata kelola keuangan LKSA. Saat ini, LKSA Muhammadiyah se-Surabaya telah mulai menerapkan sistem dan aplikasi keuangan terintegrasi.
Dalam kesempatan tersebut, LKSA Kenjeran—yang memegang predikat LKSA Kategori A versi PDM Kota Surabaya—turut membeberkan dan mempresentasikan skema pengelolaan sistem keuangan teratur yang selama ini telah mereka jalankan.
Lomba LKSA Unggulan: Komitmen Profesionalisme dan Keikhlasan
Ketua MPKS PDM Kota Surabaya, Ferry Yudi Antonis Saputra, S.H.I., M.Pd.I., menegaskan bahwa menjaga mutu pelayanan lembaga sosial bukanlah pekerjaan yang mudah, melainkan membutuhkan energi dan komitmen yang besar.
“Untuk menjaga profesionalisme layanan LKSA, kunci utamanya adalah konsistensi. Hal itu membutuhkan energi yang besar. MPKS PDM Surabaya terus berupaya merawat sistem yang dijalankan dengan berlandaskan rasa keikhlasan dan profesionalisme. Melalui kegiatan Lomba LKSA Unggulan ini, semoga LKSA Muhammadiyah semakin berbenah dan menjadi lembaga yang amanah,” ujar Ferry Yudi.
Tahapan Penilaian dan Puncak Penghargaan di Balai Pemuda
Rangkaian visitasi lapangan ini dijadwalkan berlangsung hingga akhir Oktober 2026. Penilaian akhir nantinya akan dikerucutkan melalui tahap uji petik langsung oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya bersama tim MPKS dan Panitia Milad ke-114.
Dalam ajang ini, MPKS PDM Surabaya menetapkan tiga tingkatan kategori penghargaan, yaitu:
- LKSA Unggul Utama (Dipilih 3 LKSA Terbaik)
- LKSA Unggul Madya (Dipilih 3 LKSA Terbaik)
- LKSA Unggul Pratama (Dipilih 3 LKSA Terbaik)
Puncak dari seluruh rangkaian penilaian dan pengumuman pemenang akan digelar pada resepsi Semarak Milad Muhammadiyah 114 di Balai Pemuda Surabaya, Rabu (25 November 2026), di mana para pemenang akan menerima penghargaan resmi. (Priyo/yupan)





