
Sidoarjo, wartapoint – Kibaran bendera merah putih dan Stars and Stripes berpadu anggun dengan gemulai Tari Pesona Jawa Timur di SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita), Sidoarjo. Penampilan seni tradisional tersebut menjadi sajian istimewa dalam menyambut kedatangan Miss Rebecca Mayim Barr, guru tamu asal New York, Amerika Serikat, Senin (19/10/2026).
Suasana hangat dan meriah menyelimuti lingkungan sekolah saat ratusan siswa menyambut kedatangan Rebecca. Para siswa dari M-ICO Class berbaris rapi di sepanjang lorong sambil mengibarkan bendera kecil Indonesia dan Amerika Serikat. Senyum, tepuk tangan, serta sapaan ramah mengiringi langkah sang guru tamu menuju area utama penyambutan.
Momen puncak penyambutan ditandai dengan penampilan Tari Pesona Jawa Timur yang dibawakan oleh Tsuraya Fakhira Ferrixa, siswi Excellent Class XI-3. Gerakannya yang luwes dan penuh semangat menghadirkan nuansa kebudayaan lokal di tengah perjumpaan berskala internasional tersebut.
Diplomasi Budaya dari Lingkungan Sekolah
Bagi pihak Smamita, penyajian tari tradisional ini bukan sekadar hiburan seremoni. Penampilan ini menjadi sarana diplomasi budaya untuk memperkenalkan kekayaan tradisi Nusantara, sekaligus menegaskan bahwa sikap terbuka terhadap dunia internasional tetap berakar pada identitas bangsa.
Melalui gerak tari, pesan inklusivitas dan saling menghargai antarbangsa disampaikan secara tersirat. Perjumpaan lintas negara tidak hanya berfokus pada penguasaan bahasa asing, tetapi juga perayaan atas keberagaman budaya.
Tsuraya mengungkapkan rasa bangga dan harunya dapat tampil secara langsung di hadapan tamu mancanegara untuk pertama kalinya.
“Perasaan saya sangat senang. Ini pertama kalinya saya menampilkan tari tradisional di hadapan orang luar negeri. Meskipun persiapannya sangat terbatas, saya bangga bisa menampilkan dan mengenalkan tarian Indonesia kepada Miss Rebecca,” ujar Tsuraya.
Melalui ekspresi dan ritme tari, Tsuraya membuktikan bahwa seni dapat menjadi bahasa universal yang menjembatani perbedaan tanpa perlu banyak kata.
Program Pertukaran Budaya Delapan Bulan
Kehadiran Rebecca Mayim Barr di Smamita merupakan bagian dari program Fulbright-AMINEF English Teaching Assistant (ETA). Selama delapan bulan ke depan, tepatnya hingga Mei 2027, ia akan bertugas mendampingi pembelajaran bahasa Inggris serta membagikan wawasan mengenai kebudayaan Amerika Serikat kepada para siswa.
Melalui interaksi langsung ini, para siswa tidak hanya terdorong untuk mengasah keterampilan berbahasa Inggris, tetapi juga membuka cakrawala pemikiran global mengenai perspektif dan tradisi masyarakat luar.
Penyambutan dengan tarian lokal ini menandai dimulainya pertukaran budaya dua arah di Smamita: siswa belajar memahami dunia luar, sementara tamu internasional memetik kearifan budaya Indonesia.
Dari kibaran bendera hingga ritme Tari Pesona Jawa Timur, Smamita mengawali kolaborasi delapan bulan ini dengan sebuah pesan mendasar—bahasa adalah jendela dunia, dan budaya adalah jembatan yang menyatukan manusia.
Penulis: Asha
Editor: (yupan)





