PD IPM Surabaya Yakin Pelajar Surabaya Raih Prestasi di TKA dan POPDA 2026

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kota Surabaya menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh kontingen pelajar Kota Pahlawan yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV Jawa Timur 2026 dan Pekan Paralimpiade Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III Jawa Timur 2026. Kedua ajang olahraga bergengsi tingkat provinsi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 6–11 November 2026.

​Ketua Umum PD IPM Kota Surabaya periode 2026–2028 terpilih, M. Baron Qasthalani, mengapresiasi komitmen Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surabaya di bawah kepemimpinan Arderio Hukom, S.H., M.Kn., beserta jajaran dinas terkait yang secara konsisten melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap para atlet pelajar.

​Upaya tersebut dinilai menjadi kunci utama dalam mempersiapkan kontingen agar mampu bertanding secara optimal dan membanggakan nama Kota Surabaya.

​Soroti Jadwal Irisan POPDA dan Tes Kemampuan Akademik (TKA)

​Kendati memberikan dukungan penuh, IPM Surabaya memberikan perhatian khusus terkait jadwal pelaksanaan POPDA XV dan PEPARPEDA III Jawa Timur 2026 yang beririsan langsung dengan agenda Tes Kemampuan Akademik (TKA) di sekolah.

​Kondisi ini dinilai memerlukan perhatian serius serta koordinasi intensif dari berbagai pihak agar para atlet pelajar tetap dapat menjalankan tanggung jawab akademik tanpa mengorbankan perjuangan mereka di arena olahraga.

​Baron menegaskan bahwa keikutsertaan pelajar dalam ajang tingkat provinsi tersebut merupakan wujud nyata semangat berprestasi yang patut diapresiasi. Oleh karena itu, pencapaian di bidang nonakademik harus berjalan beriringan dengan keberhasilan akademik demi masa depan atlet.

​“Bagaimanapun, ajang ini merupakan wadah prestasi pelajar. Karena itu, masa depan pendidikan para atlet, baik di bidang akademik maupun nonakademik, harus diperhatikan secara seimbang dan berkelanjutan. Kita tentu berharap seluruh kontingen Kota Surabaya mampu meraih predikat juara umum. Namun, pada saat yang sama, para atlet pelajar juga harus mendapatkan kesempatan untuk mempersiapkan diri dan meraih hasil maksimal dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA),” tegasnya.

​Ia menambahkan, prestasi nonakademik melalui bidang olahraga memang membanggakan, tetapi pendidikan tetap menjadi fondasi utama. Kesibukan berkompetisi tidak boleh membuat para pelajar mengesampingkan tanggung jawab akademik mereka.

​Siap Berkolaborasi dan Mendorong Fleksibilitas Akademik

​Sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan potensi generasi muda, PD IPM Surabaya menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi secara aktif dan strategis dengan KONI Kota Surabaya. Kolaborasi ini diharapkan dapat membuka ruang sinergi yang lebih luas antara organisasi pelajar dan pemangku kepentingan olahraga di Surabaya.

​Sejalan dengan hal tersebut, PD IPM Surabaya berharap KONI Kota Surabaya bersama jajaran Dinas Pendidikan dan pihak sekolah dapat memperkuat koordinasi. Diharapkan ada skema pendampingan serta fleksibilitas dalam pengaturan kegiatan akademik agar para atlet dapat fokus bertanding tanpa mengabaikan persiapan TKA.

​Baron menyampaikan pesan semangat dan optimisme kepada seluruh atlet yang akan membawa nama Kota Pahlawan di kancah Jawa Timur.

“Selamat bertanding dan berjuang kepada seluruh kontingen pelajar Kota Surabaya di POPDA XV dan PEPARPEDA III Jawa Timur 2026. Bawa pulang predikat juara umum, raih hasil terbaik dalam TKA, dan buktikan bahwa pelajar Surabaya mampu menjadi juara sejati yang berprestasi secara seimbang. Semoga perjuangan ini menjadi langkah menuju masa depan yang lebih cemerlang,” pungkas Baron. (yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article