
Surabaya, wartapoint – Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Tanah Kali Kedinding menggelar Kajian Rutin Upgrading Jamaah Pra-Tanah Kali Kedinding (Pra-Takal) di Masjid Remaja, Jalan Tanah Merah Utara I/49, Surabaya, Ahad (25/10/2026).
Kajian bertajuk “Kristalisasi Ideologi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Berkemajuan” ini diselenggarakan sebagai langkah strategis untuk memperkuat pemahaman ideologi serta kesiapan kader dalam menjawab berbagai tantangan organisasi dakwah.
Menghadirkan Ustadz H. Ali Fauzi, S.Ag., M.Pd.I., sebagai narasumber, kegiatan ini diikuti oleh 40 jamaah perempuan yang fokus pada pembinaan internal dan refleksi tata kelola organisasi.
Dalam pemaparannya, Ali Fauzi membedah berbagai faktor internal dan eksternal yang kerap memengaruhi efektivitas pergerakan organisasi. Dari sisi internal, ia menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia, rasa tanggung jawab, serta pemahaman ideologi yang diwujudkan secara nyata dalam tindakan sehari-hari.
”Pemahaman ideologi tidak cukup hanya berhenti di forum kajian, tetapi harus tercermin dalam sikap, pengambilan keputusan, dan pelaksanaan tugas pengabdian. Tanpa komitmen yang sejalan, program organisasi tidak akan berjalan optimal,” ujar Ali Fauzi.
Sementara dari sisi eksternal, ia menyoroti perlunya kepekaan kader dalam membaca dinamika serta kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pendekatan dakwah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah harus tetap relevan dengan tuntutan zaman tanpa mengorbankan prinsip dasar perjuangan.
Refleksi Tata Kelola dan Pembagian Peran
Kajian ini juga dimanfaatkan sebagai ruang refleksi bagi pimpinan dan jamaah untuk mengevaluasi pola kerja pergerakan. Ali Fauzi mengingatkan bahwa soliditas organisasi sangat bergantung pada pembagian tugas yang jelas, komunikasi yang efektif, serta saling mendukung antaranggota.
”Ideologi yang kokoh menjadi pegangan agar kader tidak mudah kehilangan arah saat menghadapi perbedaan pendapat maupun dinamika di lapangan,” lanjutnya.
Ketua Panitia Pelaksana, Istianah, menyambut positif materi mencerahkan yang disampaikan narasumber. Ia menilai penjelasannya sangat relevan bagi jajaran pimpinan ranting ‘Aisyiyah Tanah Kali Kedinding.
”Materi ini benar-benar mencerahkan. Kajian ini menjadi pedoman penting bagi kami dalam menjalankan roda organisasi, mencerahkan jamaah, sekaligus menguatkan akidah,” tutur Istianah.
Ia berharap pemahaman yang diperoleh dapat langsung diterapkan dalam kerja-kerja organisasi, sehingga para pimpinan dan jamaah semakin siap menjalankan peran dakwah di masyarakat.
Tingkatkan Soliditas dan Kebermanfaatan Umat
Antusiasme tinggi juga dirasakan oleh para peserta yang hadir. Salah seorang jamaah mengaku bersyukur dapat berpartisipasi dalam kajian rutin ini karena dapat merasakan atmosfer kekompakan yang kuat di tubuh organisasi.
”Saya sangat senang bisa bergabung. Ibu-ibu jamaah dan pimpinannya benar-benar solid menuju kemajuan. Kegiatan ini memberikan banyak manfaat nyata bagi perempuan di Tanah Kali Kedinding,” ungkapnya.
Melalui program pembinaan yang berkelanjutan ini, PRA Tanah Kali Kedinding berkomitmen untuk terus mencetak kader yang tidak hanya aktif menyelenggarakan kegiatan, tetapi juga memiliki landasan perjuangan yang kuat.
Dengan ideologi yang kokoh dan kelembagaan yang tertata baik, ‘Aisyiyah diharapkan dapat terus memperluas jangkauan dakwah yang mencerahkan, memperkuat peran perempuan, serta menghadirkan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat. (Siti Islaha)





