
Singapura, wartapoint – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh dunia pendidikan Indonesia di kancah global. Tiga siswa dari Program Full Boarding Cambridge SMA Muhammadiyah 10 Surabaya (SMAMX) berhasil menyabet Juara 3 dalam ajang bergengsi Singapore Invention Convention (SIC) 2026 yang berlangsung di Temasek Polytechnic, Singapura, pada 24–28 Maret 2026.
Kompetisi yang diselenggarakan oleh RTX bekerja sama dengan STEMIE ini diikuti oleh inovator muda dari 11 negara. Menariknya, SMAMX menjadi satu-satunya perwakilan tingkat SMA dari Indonesia, yang sekaligus mempertegas identitas sekolah sebagai institusi berorientasi global dengan semangat MBA SPARTANS.
Sinergi Tim Inovator Muda
Keberhasilan ini merupakan buah kerja keras tim koding dan robotik SMAMX yang terdiri dari tiga siswa kelas 11 berbakat, yakni;
- Danny Suryadharma
- Alya Naila Bana
- Ghaida Syakwa Naja
Ketiganya melewati masa persiapan intensif selama satu bulan penuh. Dukungan fasilitas sekolah dan kurikulum yang terintegrasi dengan teknologi masa depan menjadi kunci utama kesiapan mereka menghadapi dewan juri internasional.
Melawan Tekanan dan Gangguan Teknis
Perjalanan menuju podium juara tidaklah mudah. Pelatih tim, Mr. Fahmi, mengungkapkan bahwa tim sempat diuji oleh kendala teknis serius pada perangkat mereka saat masa persiapan.
“Kondisi tersebut sempat memberikan tekanan mental bagi siswa. Namun, mereka menunjukkan karakter pantang menyerah hingga perangkat akhirnya berfungsi optimal tepat di hadapan juri,” kenangnya.
Ketua tim, Danny Suryadharma, juga mengakui beratnya atmosfer kompetisi di Singapura. “Kami sempat merasa sangat tegang hingga mual dan kurang nafsu makan selama dua hari. Tapi berkat doa dan dukungan keluarga besar SMAMX, kami bisa bangkit dan memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Gerbang Menuju Universitas Top Dunia
Pencapaian di SIC 2026 bukan sekadar piala. Sertifikat internasional yang diraih menjadi portofolio strategis bagi para siswa untuk membidik beasiswa di universitas kelas dunia, seperti National University of Singapore (NUS).
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Ustadzah Fitri, menegaskan bahwa sekolah memberikan dukungan penuh pada pengembangan literasi teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), dan robotik.
”Ini tahun kedua kami berpartisipasi dan Alhamdulillah kembali membawa pulang hasil membanggakan. Karakter MBA SPARTANS yang menekankan keberanian dan kedisiplinan benar-benar terlihat saat mereka presentasi di depan publik internasional,” jelas Ustadzah Fitri.
Inspirasi bagi Generasi Inovator
Kemenangan ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh siswa SMAMX untuk terus melakukan riset dan inovasi. Sekolah berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya ahli secara akademik, tetapi juga menjadi ahli teknologi yang bermanfaat bagi bangsa, negara, dan persyarikatan Muhammadiyah. (Salim)





