Surabaya, wartapoint – SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Surabaya kembali mengukuhkan eksistensinya sebagai sekolah pencetak generasi unggul. Sebanyak 25 siswa resmi dinyatakan lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Pencapaian ini menandai tren positif bagi SMAMDA dengan kenaikan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Kenaikan Signifikan Secara Kuantitas dan Kualitas
Berdasarkan data sekolah, keberhasilan tahun ini menunjukkan grafik yang memuaskan di berbagai lini:
- Jumlah Kelulusan: Meningkat dari 19 siswa pada 2025 menjadi 25 siswa (naik 31,58%).
- Persentase Kelulusan: Meroket dari 12,84% menjadi 15,82%.
- Minat Siswa: Jumlah pendaftar jalur SNBP juga mengalami kenaikan sebesar 6,76%.
Para siswa tersebut berhasil menembus berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) papan atas di Indonesia, mulai dari Universitas Airlangga (UNAIR), ITS, PENS, PPNS, UPN Veteran Jawa Timur, hingga UNESA.
Rahasia di Balik Layar: Pendampingan Terarah
Kepala SMAMDA Surabaya, H. Mukhlasin, S.T., M.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan bangganya. Beliau menekankan bahwa prestasi ini bukan sekadar keberuntungan, melainkan hasil sinergi yang matang.
“Kami sangat bersyukur. Keberhasilan ini adalah buah kolaborasi antara kerja keras siswa, dedikasi guru, dan dukungan seluruh warga sekolah. Kami berharap para siswa terus menjaga nama baik almamater di jenjang yang lebih tinggi,” tuturnya.
Keberhasilan ini didukung penuh oleh layanan Bimbingan dan Konseling (BK) yang proaktif. Tim BK berperan krusial dalam melakukan pemetaan potensi, perencanaan karier, hingga membantu siswa memilih jurusan yang tepat sesuai dengan peluang dan minat masing-masing.
Kisah Inspiratif: Antara Doa di Malam Ramadan dan Keberanian Memilih
Di balik angka-angka statistik, terdapat perjuangan emosional dari para siswa.
1. Jalur Langit Queen Merci
Queen Merci Mireille Laquisha (Kelas 12.1), yang berhasil diterima di S1 Kedokteran UNAIR, sempat merasa rendah diri. Meskipun berada di peringkat eligible kedua, ia merasa persaingan sangat ketat setelah melihat capaian peserta lain di Airlangga Education Expo.
- Kuncinya: Ia memilih memperkuat sisi spiritual dengan i’tikaf di 10 malam terakhir Ramadan. “Saya berserah diri sepenuhnya melalui doa dan ibadah,” ungkapnya.
2. Optimisme Muhammad Naufal
Cerita lain datang dari Muhammad Naufal Ramadhan (Kelas 12.12). Sempat tidak menyangka bisa lolos karena merasa secara akademis tidak terlalu menonjol, Naufal membuktikan bahwa strategi yang tepat adalah kunci.
- Kuncinya: Konsultasi intensif dengan guru BK dan keluarga membawanya memilih jurusan Manajemen Olahraga UNESA yang sesuai dengan passion-nya.
Pesan untuk Siswa Lain
Pihak sekolah berpesan bahwa SNBP hanyalah salah satu pintu menuju kesuksesan. Bagi siswa yang belum lolos, perjuangan belum berakhir. Masih banyak jalur lain yang tersedia untuk meraih cita-cita. Keberhasilan SMAMDA tahun ini menjadi bukti bahwa perpaduan antara usaha (ikhtiar), strategi yang tepat, dan doa akan selalu membuahkan hasil yang manis.
(Tim BK SMAMDA)




