Perkuat Sinergi Pasca-Lebaran, ‘Aisyiyah Surabaya Fokus pada Isu Stunting hingga Perlindungan Hukum

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – Menjadikan momentum Idul Fitri sebagai titik balik penguatan organisasi, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Surabaya menggelar konsolidasi akbar sekaligus refleksi di Smamda Tower Surabaya, Ahad (12/4/2026).

​Acara yang bertepatan dengan 24 Syawal 1447 H ini dihadiri oleh sekitar 600 peserta, mencakup seluruh jajaran pimpinan ranting, cabang, hingga kepala amal usaha pendidikan TK dan KB ‘Aisyiyah se-Kota Surabaya. Pertemuan ini bukan sekadar silaturahim biasa, melainkan langkah strategis dalam merumuskan peran nyata organisasi di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks.

​Apresiasi untuk Peran Perempuan Berkemajuan

​Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, Dr. Muhammad Ridlwan, yang hadir memberikan sambutan, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi ‘Aisyiyah. Menurutnya, ‘Aisyiyah merupakan pilar utama dalam pemberdayaan perempuan dan keluarga yang kontribusinya telah diakui secara luas.

​”‘Aisyiyah adalah organisasi perempuan yang mampu memberikan dampak konkret di berbagai lini kehidupan masyarakat,” ujar Dr. Ridlwan di hadapan ratusan kader.

​Tiga Pilar Strategis ke Depan

​Dalam kesempatan tersebut, Dr. Ridlwan menitipkan tiga poin krusial yang diharapkan menjadi fokus utama gerakan ‘Aisyiyah Surabaya ke depan:

  1. Akselerasi Penurunan Stunting ‘Aisyiyah diminta memperkuat program inklusi dan sosial, khususnya dalam membantu Pemerintah Kota Surabaya menekan angka stunting. Peran kader di tingkat ranting dianggap vital dalam mengedukasi keluarga mengenai gizi dan kesehatan anak.
  2. Perlindungan Hukum melalui Posbakum Penguatan Pusat Layanan Terpadu melalui Pos Bantuan Hukum (Posbakum) ‘Aisyiyah menjadi prioritas. Dengan dukungan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PDM, layanan ini diharapkan menjadi benteng perlindungan bagi perempuan dan anak-anak yang terjerat masalah hukum.
  3. Optimalisasi Daycare dan Layanan Lansia Merespons kebutuhan masyarakat urban, pengembangan daycare berbasis nilai keislaman dan layanan lansia produktif akan terus ditingkatkan. Tujuannya, agar anak-anak tumbuh dengan karakter kuat dan para lansia tetap berdaya serta terjaga spiritualitasnya.

​Menuju Masyarakat Berkemajuan

​Kegiatan konsolidasi ini ditutup dengan semangat kebersamaan untuk menjalankan program-program strategis yang telah dirumuskan. Melalui sinergi yang kuat antarjenjang pimpinan, ‘Aisyiyah Surabaya berkomitmen untuk terus menjadi motor penggerak dalam membangun masyarakat yang berkeadilan dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

​Dengan terlaksananya refleksi ini, ‘Aisyiyah Kota Surabaya tidak hanya merayakan kemenangan Idul Fitri secara spiritual, tetapi juga mengonversinya menjadi energi positif untuk aksi sosial yang lebih nyata bagi warga Kota Pahlawan. (Mom Yayuk/yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article