Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster
Saturday, June 13, 2026
Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster

Hadiri Kelulusan TK ABA 55 Surabaya, Ini Pesan Sekretaris PCM Kenjeran

Must read

Surabaya, wartapoint – Suasana haru dan khidmat menyelimuti acara Haflah Akhirusanah (pelepasan siswa-siswi) TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 55 Surabaya pada Sabtu (13/6/2026). Mengangkat tema yang menyentuh hati, “Mahkota Cahaya untuk Ayah dan Bunda”, prosesi ini menjadi momentum penting bagi kelanjutan pendidikan generasi muda Muhammadiyah di wilayah tersebut.

​Acara ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kenjeran, Irfandy. Dalam sambutannya, Irfandy menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi para guru serta perkembangan pesat yang ditunjukkan oleh lembaga pendidikan anak usia dini tersebut.

​Kemajuan Fisik dan Penguatan Akhlak

​Irfandy menegaskan bahwa TK ABA 55 saat ini telah mengalami banyak kemajuan signifikan. Perkembangan tersebut terlihat jelas mulai dari pembenahan fasilitas fisik sekolah hingga inovasi pada sistem pembelajaran.

​Menurutnya, aspek yang paling krusial adalah keseimbangan antara ruang bermain dan penanaman nilai kepribadian.

“Anak-anak di TK Aisyiyah 55 tidak hanya bermain, tetapi sudah mendapatkan bekal ilmu agama dan akhlak yang kuat sejak dini. Ini adalah fondasi penting bagi masa depan mereka,” ujar Irfandy.

​Dorong Pendidikan Berkelanjutan ke MI Muhammadiyah 25

​Agar pembentukan karakter dan ilmu agama yang telah ditanamkan tidak terputus, PCM Kenjeran mengimbau para orang tua untuk melanjutkan pendidikan putra-putrinya ke jenjang sekolah dasar yang masih berada di bawah naungan Muhammadiyah.

​Secara khusus, Irfandy menyarankan agar lulusan TK ABA 55 melanjutkan pendidikan ke MI Muhammadiyah 25 Surabaya. Langkah ini dinilai strategis demi menjaga kesinambungan kurikulum.

​”Kami sangat berharap anak-anak bisa melanjutkan pembelajaran ke MI Muhammadiyah 25. Langkah ini penting agar kurikulumnya sinkron dan tidak terputus. Di lingkungan PCM Kenjeran, kami sudah menerapkan sistem pendidikan terintegrasi dan berkelanjutan,” tambahnya.

​Pesan Mendalam Lewat Untaian Pantun

​Untuk menghidupkan suasana sekaligus menyampaikan pesan moral secara kreatif, Irfandy mempersembahkan tiga bait pantun yang ditujukan khusus bagi para siswa, guru, dan orang tua:

  • Untuk Siswa: Burung merpati terbang melayang, Hinggap sebentar di atas dahan. Anak-anak hebat dan tersayang, Teruslah belajar meraih masa depan.
  • Untuk Guru: Pagi cerah menanam bunga, Bunga mekar penuh warna. Terima kasih Bapak Ibu Guru tercinta, Mendidik anak dengan penuh cinta.
  • Untuk Ayah dan Bunda: Pergi berlayar menuju seberang, Singgah sebentar membeli kelapa. Ayah Bunda jangan pernah bimbang, Anak-anak tumbuh menjadi kebanggaan keluarga.

​Acara Haflah Akhirusanah ini ditutup dengan doa bersama. Melalui pelepasan ini, terselip harapan besar agar anak-anak yang lulus kelak benar-benar mampu menjadi “mahkota cahaya” yang membawa kebaikan bagi kedua orang tua mereka, baik di dunia maupun di akhirat. (Fu’adah)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article