Sragen, wartapoint – Perkemahan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) yang diselenggarakan oleh Kodim 0725/Sragen di Bumi Perkemahan (Buper) Ki Ageng Srenggi, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, resmi ditutup pada Minggu (28/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari sejak Sabtu (27/6/2026) ini diikuti oleh 184 peserta yang merupakan perwakilan siswa-siswi dari berbagai sekolah tingkat SMA, SMK, dan MAN di wilayah jajaran Kodim 0725/Sragen. Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0725/Sragen, Mayor Cba Beni Yusdiantoro, SE., selaku Inspektur Upacara.
Kawah Candradimuka Generasi Muda
Saat membacakan amanat Komandan Kodim (Dandim) 0725/Sragen Letkol Inf Dindin Rohidin, S.IP., Kasdim menegaskan bahwa program KKRI merupakan salah satu program unggulan dari Presiden Republik Indonesia yang memiliki nilai sangat strategis.
Oleh karena itu, pihak kodim menaruh harapan besar agar program penguatan karakter ini dapat terus dilaksanakan secara simultan di masa depan.
”Besar harapan saya program ini bisa dilaksanakan secara bertahap, bertingkat, dan berlanjut di masa yang akan datang, sehingga tujuan dari program tersebut dapat berlangsung secara rutin di setiap jajaran,” ujar Mayor Cba Beni Yusdiantoro saat membacakan amanat Dandim Sragen.
Lebih lanjut, Letkol Inf Dindin Rohidin lewat amanat tertulisnya menekankan bahwa latihan terpusat selama dua hari ini memiliki esensi yang jauh lebih dalam daripada sekadar agenda kepanduan biasa.
”Kegiatan KKRI ini bukanlah sekadar kegiatan seremonial atau perkemahan biasa. Lebih dari itu, ini adalah kawah candradimuka untuk membentuk karakter, melatih jiwa kepemimpinan, memupuk kerja sama, serta menanamkan nilai-nilai bela negara dan wawasan kebangsaan,” tegasnya.
Langkah Awal Menjadi Pelopor
Pihak TNI juga mengingatkan para peserta bahwa berakhirnya masa perkemahan bukan berarti tugas mereka selesai. Sebaliknya, momen ini merupakan sepak mula bagi para pelajar untuk mengimplementasikan ilmu kedisiplinan yang telah diserap ke dalam kehidupan sehari-hari.
Tantangan zaman yang semakin berat di masa depan dinilai membutuhkan fondasi mental yang kokoh. Rasa tanggung jawab dan ketangguhan yang dilatih di Buper Ki Ageng Srenggi diharapkan mampu menjadi modal utama para siswa dalam menggapai cita-cita sekaligus ikut menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
”Jadilah pelopor dan teladan bagi teman-teman kalian di sekolah maupun di lingkungan masyarakat. Terapkan ilmu yang telah diperoleh, jaga nama baik almamater, dan teruslah berkarya untuk bangsa dan negara,” pungkas Letkol Inf Dindin dalam amanatnya.
Apresiasi dan Pemenang Lomba
Sebagai bentuk apresiasi atas sportivitas dan kerja sama tim selama berkemah, rangkaian acara diakhiri dengan penyerahan piagam penghargaan kepada para pemenang lomba memasak antar-sangga yang diikuti secara antusias oleh para kadet muda.
Berdasarkan penilaian dewan juri, Juara 3 berhasil diraih oleh Sangga Arjuna, diikuti oleh Sangga Dewi Tara yang menempati posisi Juara 2. Sementara itu, gelar Juara 1 berhasil disabet oleh Sangga Dewi Arimbi yang tampil impresif dalam kompetisi ketangkasan memasak tersebut. (Agus)





