
Surabaya, wartapoint — Semangat mengembangkan bakat di bidang media dan literasi ditunjukkan oleh salah satu siswi SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya (Spemma Surabaya). Keysha Citra Khairina Putri Anwar, atau yang akrab dipanggil Yesha, mengungkapkan motivasi serta alasannya memilih ekstrakurikuler jurnalistik sebagai wadah pengembangan diri.
Bertempat di ruang kelas 9 G SMP Muhammadiyah 5 Surabaya pada Sabtu (15/8/2026), siswi kelas 8 G tersebut membagikan sudut pandang serta harapannya saat mengikuti sesi kegiatan jurnalistik sekolah.
Wadah Mengasah Keberanian dan Keterampilan Berkomunikasi
Bagi Yesha, keikutsertaannya dalam ekstrakurikuler jurnalistik bukan sekadar mengisi waktu luang, melainkan langkah nyata untuk melatih keberanian serta mengasah keterampilan berkomunikasi publik (public speaking) dan wawancara.
“Alasan saya mengikuti ekstrakurikuler jurnalistik ini adalah untuk memperluas wawasan, belajar cara menyusun informasi dengan baik, serta melatih keberanian saat berbicara dan mewawancarai narasumber,” ujarnya.
Menurutnya, dunia jurnalistik memberikan ruang belajar yang sangat dinamis, di mana siswa dituntut untuk memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, berpikir kritis, serta pandai memilah informasi sebelum disajikan kepada khalayak ramai.
Harapan Memperkuat Media Sekolah
Melalui keikutsertaannya di ekstrakurikuler ini, Yesha berharap dapat berkontribusi aktif dalam memublikasikan berbagai kegiatan positif dan prestasi siswa Spemma Surabaya. Kehadiran media sekolah yang aktif dinilainya sangat penting sebagai sarana edukasi sekaligus inspirasi bagi seluruh warga sekolah.
“Harapan saya ke depan bisa makin terampil dalam menulis berita, mengambil dokumentasi yang bagus, dan ikut serta mengenalkan berbagai kegiatan positif di SMP Muhammadiyah 5 Surabaya ke masyarakat luas,” tambahnya.
Cetak Generasi Literat dan Berkarakter
Kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik di Spemma Surabaya memang dirancang untuk mencetak generasi muda yang tak hanya mahir dalam membaca dan menulis, tetapi juga memiliki etika komunikasi yang santun dan bertanggung jawab.
Langkah yang diambil Yesha dan kawan-kawan jurnalis Spemma ini menjadi bukti nyata bahwa semangat literasi digital dan media terus digalakkan di lingkungan SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya. (yupan)





