Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster
Wednesday, June 3, 2026
Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster

Kejar Target Zero Accident, Terminal Teluk Lamong Perkuat Budaya K3 lewat Safety Forum 2026

Must read

Surabaya, wartapoint – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) secara resmi menggelar Safety Forum 2026 bertajuk “Safety Improvement Program” sebagai langkah strategis memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 10–12 Maret 2026 ini, bertujuan memastikan standar keselamatan tertinggi di tengah kompleksitas operasional pelabuhan.

Sinergi Lintas Terminal

​Forum ini diikuti oleh 65 peserta yang memegang peran vital dalam rantai operasional, mulai dari shift manager, operator alat berat, foreman, hingga petugas keamanan. Para peserta berasal dari tiga titik krusial: TPK Teluk Lamong, TPK Berlian, dan TPK Nilam.

​Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David P. Sirait, menegaskan bahwa forum ini bukan sekadar seremoni, melainkan wadah untuk melahirkan program konkret yang dapat diterapkan langsung di lapangan.

​“Kami ingin memastikan seluruh pihak, baik internal maupun eksternal, memahami urgensi standar keselamatan. Konsistensi dalam reward and punishment serta penguatan safety induction bagi siapa pun yang memasuki area operasional adalah harga mati,” tegas David.

Mitigasi Risiko Alat Berat

​Hadir secara daring, Direktur Manajemen Risiko PT Pelabuhan Indonesia, Boy Robyanto, memberikan dukungannya bersama Direktur Utama PT Pelindo Terminal Petikemas, M. Adji.

​Senada dengan hal tersebut, Direktur Operasi PT Pelindo Terminal Petikemas, Muarip, menyoroti risiko besar yang melekat pada penggunaan alat berat di pelabuhan. Ia berharap forum ini menjadi ruang identifikasi terhadap unsafe behavior (perilaku tidak aman) dan unsafe condition (kondisi tidak aman).

​“Peralatan operasional kita memiliki tingkat risiko tinggi. Forum ini harus menghasilkan rekomendasi nyata untuk memperkuat sistem keselamatan di seluruh lingkungan Pelindo Group,” ujar Muarip.

Strategi Menuju Zero Fatality

​Selama kegiatan, para peserta terlibat aktif dalam sharing session, diskusi kelompok, hingga observasi lapangan. Fokus utama pengembangan kali ini meliputi:

  • Penerapan Behavior Based Safety (BBS): Membangun budaya keselamatan berbasis perilaku yang berkelanjutan.
  • Penguatan Safety Leadership: Mempertajam jiwa kepemimpinan keselamatan di level supervisor hingga manajerial.
  • Penekanan Angka Insiden: Menurunkan secara signifikan Total Recordable Incident Rate (TRIR).

Komitmen Jangka Panjang

​Pelaksanaan Safety Forum 2026 ini merupakan manifestasi komitmen TTL dalam mengelola interaksi intensif antara manusia, mesin, dan kendaraan operasional. Dengan target utama Zero Accident, PT Terminal Teluk Lamong terus berupaya menciptakan lingkungan kerja yang tidak hanya produktif, tetapi juga menjamin keamanan setiap jiwa yang bekerja di dalamnya. (Armand)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article