Buku Stop Jadi Biasa Saja Buka Prapesan, Ajak Generasi Muda Keluar dari Zona Nyaman

Must read

- Advertisement -

Lamongan, wartapoint — Buku Stop Jadi Biasa Saja karya Fathan Faris Saputro resmi membuka masa prapesan pada 1–12 September 2026. Diterbitkan Penerbit Revormasi, buku ini mengajak generasi muda berani keluar dari zona nyaman, terus bertumbuh, dan menjalani kehidupan yang lebih bermakna dengan memberi manfaat bagi orang lain.

Buku setebal 136 halaman tersebut tidak sekadar menawarkan motivasi, tetapi juga mengajak pembaca melakukan refleksi dan transformasi diri. Faris mendorong pembaca agar tidak terjebak dalam rutinitas dan kenyamanan.

“Berani menggugat keterbatasan diri serta membangun disiplin dan konsistensi,” ujar Faris, Selasa (1/9/2026).

Pesan utama yang dihadirkan dalam buku ini ialah bahwa menjadi luar biasa bukan berarti harus lebih hebat daripada orang lain. Menjadi luar biasa berkaitan dengan keberanian untuk terus berkembang dan menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Gagasan tersebut mendapat apresiasi dari Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya, Prof. Dr. Mundakir, S.Kep., Ns., M.Kep., “Menjadi luar biasa bukan tentang menjadi lebih hebat dari orang lain, melainkan tentang keberanian untuk terus bertumbuh dan menghadirkan manfaat bagi orang lain,” ujar Mundakir.

Menurut dia, Stop Jadi Biasa Saja membawa pesan penting bagi generasi muda agar tidak hanya berorientasi pada kesuksesan, tetapi juga kebermaknaan.

“Jangan sekadar mengejar kesuksesan, tetapi kejarlah kebermaknaan. Jangan hanya menjadi pintar, tetapi jadilah bermanfaat,” katanya.

Mengajak Generasi Muda Berani Bertumbuh

Melalui buku ini, Faris juga mengajak pembaca berdamai dengan kegagalan. Kegagalan tidak ditempatkan sebagai akhir perjalanan, melainkan bagian dari proses pembelajaran dan pertumbuhan.

Buku Stop Jadi Biasa Saja juga menekankan pentingnya disiplin, konsistensi, keberanian, dan kemauan untuk terus belajar. Gagasan yang dimiliki seseorang diharapkan tidak berhenti dalam pikiran, tetapi dituliskan, dibagikan, dan diwujudkan menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Faris berpandangan bahwa ukuran keberhasilan tidak semata-mata ditentukan oleh seberapa tinggi pencapaian seseorang. Lebih dari itu, keberhasilan dapat dilihat dari seberapa luas manfaat yang mampu diberikan kepada orang lain.

“Menjadi luar biasa bukan tentang menjadi lebih hebat dari orang lain. Yang terpenting adalah terus bertumbuh dan menjadi pribadi yang bermanfaat,” kata Faris.

Buku Stop Jadi Biasa Saja berukuran 15 × 23 sentimeter dengan ketebalan 136 halaman. Selama masa prapesan 1–12 September 2026, buku tersebut ditawarkan dengan harga Rp54.000. Pemesanan dapat dilakukan melalui nomor 0831-1935-3301 (Faris).

Melalui Stop Jadi Biasa Saja, Faris berharap pembaca tidak hanya memiliki keinginan untuk meraih kesuksesan, tetapi juga keberanian untuk bertumbuh, menemukan makna dalam setiap proses, dan meninggalkan manfaat bagi orang lain. (Wahid)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article