Dari Tegang Jadi Riang, Outbound Learning Siswa Kelas V Sekolah Kreatif Baratajaya

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint — Teriakan dan tawa siswa kelas V SD Muhammadiyah 16 Surabaya terdengar di area Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) TNI AU Madiun, Rabu (23/9/2026). Setelah seharian menjalani aktivitas fisik, mereka menutup hari kedua Outbound Learning dengan games dan api unggun.

Sejak pagi, siswa sudah mengikuti rangkaian kegiatan yang cukup padat. Salat Subuh berjamaah menjadi pembuka, kemudian dilanjutkan outbound halang rintang ala militer, flying fox, titian tali, hingga rappelling dari ketinggian sekitar 30 meter.

Wakil Kepala SD Muhammadiyah 16 Surabaya Suyono, S.Si mengatakan, padatnya kegiatan membuat siswa mendapatkan pengalaman yang beragam.
“Rangkaian kegiatan outbound learning mulai dari pagi jamaah salat Subuh, outbound halang rintang ala militer hingga rappelling dan ditutup dengan games seru serta api unggun,” ujarnya.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Outbound Learning kelas V Sekolah Kreatif Baratajaya yang berlangsung selama tiga hari, 22-24 September 2026.
“Selama tiga hari, kegiatan dipandu langsung oleh bapak-bapak TNI AU, tepatnya Korpasgat,” kata Suyono.

Menurutnya, suasana latihan yang berbeda dari kegiatan belajar di sekolah membuat siswa harus cepat beradaptasi.
“Pengalaman ini pastinya menjadi pembelajaran yang tak terlupakan bagi siswa,” tuturnya.

Bagi siswa, tantangan tidak selalu langsung terasa menyenangkan. Ada yang harus menghadapi rasa takut sebelum akhirnya berani mencoba.

Nino Zaidan Emir Wiyanto misalnya. Ia mengaku sempat takut ketika harus menaiki tangga menuju lokasi rappelling.
“Waktu naik tangga takut,” katanya.

Namun, rasa takut itu berubah setelah Nino berhasil melewati tantangan tersebut.
“Setelah turun ternyata enak. Rappelling 30 meter sangat menantang,” ujarnya.

Pengalaman serupa dialami Afiyah Widiya Ardani. Ia juga sempat ragu ketika melihat ketinggian. Setelah berhasil menyelesaikan rappelling, perasaannya justru berubah menjadi senang.
“Rasanya huuuu, asyik, meskipun awalnya takut waktu naik tangga,” ungkap Afiyah dengan penuh semangat.

Sementara Ihza Humaira Qoriannisa justru menikmati suasana outbound sejak awal. Menurutnya, latihan bersama personel TNI memberikan pengalaman berbeda bagi siswa.
“Outbound paling seru kelas V karena dilatih oleh bapak TNI,” katanya.

Ihza mengatakan, siswa harus cepat mengikuti instruksi selama kegiatan.
“Makanya harus cepat dan disiplin. Kita juga harus menjaga lingkungan agar selalu bersih,” tambahnya.

Setelah melewati berbagai tantangan, suasana kembali cair melalui games. Siswa yang sejak pagi mengikuti aktivitas fisik kemudian berkumpul bersama teman-temannya dalam suasana lebih santai.
Keceriaan berlanjut saat api unggun menjadi penutup kegiatan hari kedua. Rasa lelah setelah menjalani berbagai aktivitas seolah terbayar dengan kebersamaan yang mereka rasakan.

Suyono mengatakan, kegiatan Outbound Learning masih berlanjut pada hari berikutnya.
“Untuk besok kegiatan kita lanjutkan di Telaga Sarangan, tentu dengan games yang makin seru,” ujarnya.

Dua hari di Madiun pun memberi siswa pengalaman yang tidak ditemukan setiap hari di ruang kelas. Mereka belajar menghadapi tantangan, mengikuti instruksi, dan menikmati setiap proses bersama teman-teman.
(Ahmad Mahmudi)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article