
Surabaya, wartapoint — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh peserta didik MI Muhammadiyah 25 (MIM 25) Surabaya. Mazaya Wilda Salsabila, siswi kelas 6C, berhasil meraih Juara 1 sekaligus Top Score Bantalan pada ajang kejuaraan panahan Utsman Cup 5 Archery Se-Jawa Timur, Sabtu (3/10/2026).
Mewakili nama TAC Surabaya dan MIM 25 Surabaya, Mazaya tampil impresif pada kategori Horsebow Putri. Dalam kompetisi yang berlangsung di Sekolah Islam Terpadu Utsman Bin Affan, Lakarsantri, Surabaya tersebut, Mazaya sukses mengumpulkan total skor 53 dan mengunci predikat peraih Top Score Bantalan.
Buah Konsistensi Latihan Lima Bulan
Capaian manis ini tidak didapatkan secara instan. Mazaya telah tekun menjalani latihan intensif selama kurang lebih lima bulan untuk mengasah teknik, ketepatan, fokus, serta mental bertanding.
Di bawah pendampingan Penanggung Jawab (Pj) Ekstrakurikuler Panahan, Ustadz Miqdad, Mazaya mampu menunjukkan ketenangan dan semangat juang tinggi hingga babak akhir.
Atas raihan tersebut, Mazaya menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada para pelatih, sekolah, serta teman-teman yang senantiasa mendukungnya.
“Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT. Terima kasih kepada pelatih dan teman-teman atas support dan doanya. Ke depannya semoga saya bisa terus meraih juara di berbagai lomba yang akan diikuti,” ujar Mazaya.
Senada dengan hal itu, Ustadz Miqdad berharap capaian ini dapat menjadi pemantik semangat bagi Mazaya untuk terus mengukir prestasi di berbagai bidang.
“Alhamdulillah, semoga ini menjadi pemicu untuk semakin bersemangat berprestasi, baik di dalam maupun di luar sekolah, pada bidang akademik maupun non-akademik,” tutur Ustadz Miqdad.
Lahirnya Bibit Baru Atlet Panahan MIM 25
Apresiasi tinggi turut disampaikan oleh Wakil Kepala Madrasah MIM 25 Surabaya, Ustadzah Fuadah, S.Pd. Menurutnya, keberhasilan Mazaya menjadi sinyal positif bagi lahirnya generasi penerus di bidang olahraga panahan madrasah.
“Alhamdulillah, kini muncul bibit baru di bidang panahan. Semoga ekstrakurikuler panahan di sekolah kita semakin mantap dan konsisten menyumbang juara,” ungkap Ustadzah Fuadah.
Bagi MI Muhammadiyah 25 Surabaya, prestasi Mazaya menjadi bukti nyata pentingnya wadah pembinaan minat dan bakat yang terarah. Lebih dari sekadar piala dan medali, keberhasilan ini diharapkan mampu memotivasi para peserta didik lainnya untuk berani mengeksplorasi potensi diri dan membawa nama baik madrasah di tingkat regional maupun nasional. (Siti Islaha)





