
Surabaya, wartapoint — SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya kembali menggelar pameran pendidikan tahunan bertajuk Smamda Education Fair 2026 di Mas Mansur Hall, Lantai 6 Smamda Tower, Jalan Pucang Adi No. 128–132, Surabaya, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Empowering the Next Generation of Innovators” ini diselenggarakan sebagai wadah strategis bagi para siswa dalam menggali informasi perbandingan perguruan tinggi serta menentukan masa depan pendidikan mereka.
Cegah Salah Jurusan dan Dorong Jiwa Inisiator
Kepala SMA Muhammadiyah 2 Surabaya, H. Mukhlasin, S.T., M.Pd., menjelaskan bahwa agenda ini dirancang untuk mendorong para siswa menjadi sosok motivator dan inisiator ketika kelak terjun di tengah masyarakat.
Melalui ajang ini, para siswa dapat berkonsultasi langsung agar bisa memilih program studi yang benar-benar sesuai dengan minat, bakat, dan keinginan pribadi mereka.
”Harapan kami, anak-anak dapat memilih jurusan yang sesuai minat dan bakatnya, sehingga tidak ada lagi istilah ‘salah jurusan’. Dengan begitu, hasil studi yang dicapai pun bisa maksimal karena sesuai dengan keinginan mereka,” ujar Mukhlasin saat ditemui media wartapoint.id.
Hadirkan Kampus Negeri, Swasta, hingga Konsultan Luar Negeri
Smamda Education Fair 2026 menghadirkan berbagai elemen institusi pendidikan. Tidak hanya perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) ternama, kegiatan ini juga diikuti oleh politeknik penyedia program Diploma (D3 dan D4) serta lembaga konsultan pendidikan luar negeri.
Mukhlasin mengungkapkan bahwa antusiasme peserta dan mitra lembaga pendidikan pada pameran tahun ini terbilang meningkat dibanding tahun sebelumnya, terutama dengan bertambahnya jumlah konsultan pendidikan.
”Kehadiran konsultan pendidikan ini sangat positif karena membuka jalan bagi anak-anak yang berkeinginan melanjutkan studi ke luar negeri, di berbagai negara pilihan,” jelasnya.
Mukhlasin menambahkan, persentase lulusan Smamda Surabaya yang menempuh pendidikan di luar negeri terus menunjukkan tren positif, berkisar antara 2 hingga 5 persen. Berbagai negara tujuan yang populer di kalangan siswa antara lain Amerika Serikat, Jepang, hingga Korea Selatan.
Penawaran Beasiswa Khusus dan Akses Terbuka untuk Umum
Tidak sekadar pameran, sejumlah institusi dan lembaga konsultan turut menawarkan fasilitas khusus bagi para siswa Smamda, mulai dari skema beasiswa parsial 50–75 persen hingga beasiswa penuh (100 persen) berdasarkan rekomendasi sekolah dan kemampuan akademik maupun bahasa.
Selain diperuntukkan bagi internal siswa Smamda Surabaya, ajang pameran pendidikan ini juga dibuka untuk umum dan diikuti oleh pelajar dari berbagai SMA Muhammadiyah se-Surabaya serta sekolah-sekolah di wilayah sekitarnya.
Mukhlasin pun juga berpesan kepada seluruh siswa agar memanfaatkan momentum berharga ini secara optimal.
”Kegiatan seperti ini tidak ada setiap hari. Maka manfaatkanlah seoptimal mungkin untuk mencari informasi sedalam-dalamnya tentang perguruan tinggi. Jangan sampai salah menerima informasi yang akhirnya berdampak pada kegagalan dalam perkuliahan. Tentukan pilihan dengan mantap,” pungkasnya. (yupan)





