
Surabaya, wartapoint – Pembelajaran di luar kelas (outdoor learning) menjadi salah satu sarana efektif untuk mengasah keberanian, kemandirian, serta kemampuan bersosialisasi anak sejak usia dini. Hal inilah yang ditunjukkan oleh MI Muhammadiyah 25 Surabaya (MIM 25 Surabaya) melalui Kegiatan Tengah Semester (KTS) untuk murid kelas 1.
Mengusung tema “Aku Anak Hebat, Bermain Aman Gembira”, kegiatan penuh keceriaan ini digelar di Wondertown, Maspion Square Lantai GF, Jalan Ahmad Yani No. 73, Surabaya, pada Senin (19/10/2026).
Melalui pendampingan para ustadz dan ustadzah serta arahan pemandu lokasi, para murid diajak mengeksplorasi beragam wahana permainan yang dirancang untuk memperkuat ketangkasan motorik sekaligus interaksi sosial antarteman sekelas.
Asah Motorik dan Keterampilan Sosial
Selama kegiatan berlangsung, murid-murid kelas 1 tampak antusias mencoba berbagai fasilitas permainan yang tersedia. Wahana seperti rainbow slide, trampolin, waterball adventure, ATV, becak mini, sepeda, dino ride, hingga area ketangkasan motorik menjadi daya tarik utama.
Melalui wahana tersebut, para murid tidak hanya melatih keseimbangan, koordinasi gerak, dan keberanian mencoba hal baru, tetapi juga belajar norma bersosialisasi. Mereka diajak untuk memahami aturan bermain, mengantre dengan sabar, berkomunikasi, dan menikmati permainan secara tertib bersama sesama teman sebayanya.
Wakil Kepala MIM 25 Surabaya, Fuadah, S.Pd., mengaku bangga dan terkesan melihat semangat tinggi yang ditunjukkan para murid sepanjang acara.
”Alhamdulillah, saya senang melihat semua murid bahagia. Dari satu permainan ke permainan lainnya, mereka tetap aktif dan penuh semangat. Ini menunjukkan bahwa anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan KTS hari ini,” ujar Fuadah.
Ketua Kelompok Kerja Guru (KKG) Kelas 1, Mutiah, S.Pd., turut menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran agenda rutin semesteran ini.
”Alhamdulillah, kita bisa melaksanakan KTS di Wondertown dengan lancar dan penuh kegembiraan. Semoga kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang semakin bermakna bagi anak-anak,” tuturnya.
Belajar Mandiri di Luar Lingkungan Keluarga
Kesan mendalam tidak hanya dirasakan oleh para guru, tetapi juga oleh murid dan orang tua wali murid. Muhammad Diandra Arka Wibawa, salah satu murid kelas 1, mengungkapkan kegembiraannya dapat bermain bebas bersama teman-teman sekolahnya.
”Alhamdulillah, saya senang bisa menikmati semua permainan. Rasanya seru sekali bermain bersama semua teman,” ungkap Arka.
Sementara itu, Ibunda dari Binar Humaira, salah satu wali murid kelas 1, menilai kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran karakter yang sangat berharga untuk melatih kemandirian anak di luar pengawasan orang tua.
”Biasanya anak berangkat dan bermain bersama keluarga. Sekarang mereka mendapatkan pengalaman mengikuti kegiatan bersama ustadz, ustadzah, dan teman-temannya. Ini menjadi pembelajaran kemandirian yang luar biasa,” terangnya.
Wujudkan ‘Madrasah Hebat Beradab’
Pelaksanaan KTS Kelas 1 MIM 25 Surabaya di Wondertown menegaskan bahwa proses belajar tidak selalu terbatas di dalam empat dinding kelas. Melalui aktivitas wahana permainan yang terarah dan aman, anak-anak dapat menyerap nilai-nilai kedisiplinan, keberanian, serta kebersamaan secara alami.
Langkah ini sekaligus sejalan dengan visi MIM 25 Surabaya dalam mewujudkan semangat Madrasah Hebat Beradab—yakni membentuk generasi murid yang tidak hanya cerdas dan berani mencoba, tetapi juga mampu mematuhi aturan, menghargai sesama, dan mandiri sesuai usia tumbuh kembangnya.
Penulis: Siti Islaha
Editor: (yupan)





