PCM Wiyung Perkuat Tata Kelola Pendidikan, Siap Terapkan Sistem Keuangan Sekolah Terintegrasi

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wiyung, Surabaya, mengambil langkah strategis dalam memperkuat tata kelola amal usaha pendidikan. Pada Senin (26/10), PCM Wiyung menggelar rapat koordinasi bersama Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) serta Pendidikan Nonformal (PNF) PCM Wiyung, Kepala SD Muhammadiyah 15 Surabaya, beserta jajaran bagian keuangan sekolah di Kantor PCM Wiyung, Jalan Mastrip No. 182, Surabaya.

​Pertemuan tersebut secara khusus membahas rencana penerapan sistem pengelolaan keuangan sekolah yang terintegrasi di lingkungan Perguruan Muhammadiyah Wiyung.

​Ketua PCM Wiyung, H. Suri Marzuki, S.E., menegaskan pentingnya modernisasi tata kelola keuangan untuk mempermudah proses pencatatan dan pelaporan administrasi di sekolah. Ia menekankan agar sistem baru ini dapat menjadi solusi praktis bagi lembaga pendidikan tanpa menimbulkan beban tambahan.

​”Sistem ini harus memudahkan pencatatan dan pelaporan, bukan menambah beban. Prinsipnya jelas: tertib, transparan, dan akuntabel,” ujar Abah Suri, sapaan akrabnya.

​Ke depan, Abah Suri menargetkan agar sistem keuangan berbasis digital ini dapat diterapkan secara bertahap ke seluruh amal usaha pendidikan di bawah naungan PCM Wiyung, meliputi SD Muhammadiyah 15 Surabaya, SMP Muhammadiyah 17 Surabaya, hingga SMA Muhammadiyah 9 Surabaya.

​Dalam kesempatan yang sama, Developer Aplikasi Sistem Keuangan Sekolah, Mufti Rosyid Very Murtadho, S.Kom., M.M., memaparkan detail rancangan sistem yang akan segera diimplementasikan. Ia memastikan bahwa aplikasi tersebut dirancang untuk mengedepankan aspek tertib administrasi, transparansi, serta akuntabilitas publik.

​”Sistem keuangan sekolah ini dirancang untuk menekankan tertib administrasi, transparansi, dan akuntabilitas. Setiap transaksi harus tercatat rapi dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelas Mufti Rosyid.

​Rapat koordinasi yang berlangsung dalam suasana gayeng dan konstruktif tersebut juga diwarnai dengan sesi diskusi interaktif. Jajaran Bendahara PCM, Majelis Dikdasmen dan PNF, Kepala SD Muhammadiyah 15 Surabaya, serta tim keuangan sekolah turut aktif menyampaikan kebutuhan riil di lapangan. Berbagai masukan dan catatan konstruktif diberikan kepada pihak pengembang agar aplikasi yang dibangun benar-benar sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan operasional sekolah.

​Melalui langkah progresif ini, PCM Wiyung menegaskan komitmen kuatnya dalam mewujudkan tata kelola keuangan lembaga pendidikan Muhammadiyah yang semakin profesional, transparan, serta akuntabel dari waktu ke waktu. (Purwanto)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article