Asah Skill Literasi Digital, Siswa SD Mudalan Surabaya Bedah Nilai Positif Media Online

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – Semangat literasi terus dipupuk sejak dini di Sekolah Tahfidz Berkemajuan SD Muhammadiyah 29 Surabaya (SD Mudalan). Dalam kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik rutin yang digelar pada Rabu (8/4/2026), puluhan siswa tampak antusias mendalami materi mengenai revolusi dan nilai positif media online.

​Pelatihan yang dipandu langsung oleh Pembina Jurnalistik, Ustadz Yudha, ini bertujuan untuk membekali para siswa agar tidak hanya cerdas dalam menghafal Al-Qur’an, tetapi juga cakap dalam memproduksi serta memilah informasi di era digital.

​Media Online sebagai Jendela Dunia Modern

​Dalam sesi tersebut, Ustadz Yudha membedah alasan mengapa media online kini menjadi primadona dalam ekosistem informasi. Ia menekankan bahwa, kecepatan (real-time) dan jangkauan yang luas adalah kunci utama yang membedakan media online dengan media konvensional.

​”Di media online, sebuah peristiwa bisa diketahui dunia dalam hitungan detik. Namun, kecepatan ini harus dibarengi dengan ketelitian. Inilah yang kita ajarkan kepada anak-anak hari ini,” ujarnya.

​Tujuh Poin Utama Pembelajaran

​Para siswa dengan sigap mencatat poin-poin penting yang dipaparkan, meliputi:

  1. ​Aksesibilitas Tanpa Batas: Informasi bisa diakses kapan saja dan di mana saja.
  2. ​Interaktivitas: Adanya ruang diskusi melalui kolom komentar dan fitur berbagi.
  3. ​Konten Multimedia: Penggunaan foto, video, dan infografis yang membuat berita lebih menarik.
  4. ​Ramah Lingkungan: Efisiensi penggunaan kertas melalui format digital.
  5. ​Kemudahan Pembaruan: Fleksibilitas dalam memperbarui data atau mengoreksi kesalahan secara instan.
  6. ​Personalisasi: Membantu audiens fokus pada minat dan kebutuhan mereka.

​Mencetak Generasi Qur’ani yang Literat

​Melalui pelatihan jurnalistik yang konsisten ini, SD Mudalan berkomitmen mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara spiritual, tetapi juga memiliki kemampuan analisis dan tulisan yang tajam.

​”Kami ingin siswa SD Mudalan menjadi produsen konten positif. Dengan memahami nilai-nilai positif media online, mereka diharapkan bisa mewarnai dunia maya dengan tulisan-tulisan yang menginspirasi dan mencerahkan,” pungkasnya.

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article