FKPT Jawa Timur Perkuat Ketahanan Bangsa Lewat “Buku Pinter” Cegah Radikalisme

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Timur terus berinovasi dalam membentengi masyarakat dari ancaman ideologi menyimpang. Dalam rapat periodik yang digelar di kediaman Kepala Bidang Perempuan dan Anak FKPT Jatim, Dra. Hj. Faridatul Hanum, M.Kom pada Jumat (10/04), FKPT Jatim mengumumkan rencana strategis penerbitan “Buku Pinter” sebagai panduan praktis deteksi dini radikalisme.

​Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua FKPT Jawa Timur, Prof. Dr. Husniyatus Salamah Zainiyati, M.Ag, ini menegaskan bahwa pendekatan edukasi merupakan pilar utama dalam memutus rantai penyebaran paham radikal di tengah masyarakat.

Edukasi Praktis untuk Semua Lini

​Rencana penerbitan Buku Pinter ini dirancang untuk menjadi literasi yang sederhana namun aplikatif. Fokus utamanya adalah memberikan alat bantu bagi keluarga, pelajar, dan komunitas agar mampu mengenali indikasi awal radikalisme dengan cara yang mudah dipahami.

​”Buku ini diharapkan menjadi rujukan praktis di lapangan, sehingga masyarakat memiliki ketahanan mandiri dalam menangkal pengaruh ideologi yang merusak,” ujar Prof. Husniyatus.

Sasar Lingkungan Pendidikan dan Melibatkan Eks Napiter

​Selain literasi digital dan cetak, FKPT Jatim juga menyiapkan dua langkah taktis lainnya:

  1. Benteng Sekolah dan Kampus: Sosialisasi masif akan digencarkan bertepatan dengan momentum awal tahun ajaran baru. Targetnya adalah para siswa dan mahasiswa baru agar tidak terpapar paham ekstremis sejak dini.
  2. Kesaksian Nyata: FKPT Jatim secara konsisten merangkul mantan narapidana terorisme (eks napiter) dalam program edukasi. Kehadiran mereka diharapkan memberikan perspektif nyata mengenai bahaya radikalisme sekaligus menjadi bukti keberhasilan proses deradikalisasi.

Sinergi Lintas Sektoral

​Agenda strategis ini turut dihadiri dan didukung oleh jajaran pengurus inti FKPT Jatim, antara lain:

  • Prof. Dr. Mutimmatul Faidah, M.Ag (Bendahara)
  • Dr. Muchamad Arifin, M.A (Kabid Penelitian dan Pengkajian)
  • Dr. Muhammad Fahmi, M.Pd.I (Kabid Agama Sosial Budaya)
  • ​Serta Satgas FKPT Jatim, Ahmad Nur Muhaimin, S.Ud dan Kuni Auliya Hamidah, S.M.

​Melalui inisiatif ini, FKPT Jawa Timur optimis bahwa kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan elemen masyarakat akan semakin solid. Kehadiran Buku Pinter tersebut diharapkan bukan sekadar dokumen formal, melainkan instrumen nyata dalam menjaga kondusivitas dan kedaulatan NKRI, khususnya di wilayah Jawa Timur. (Arifin/yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article