
Sidoarjo, wartapoint – Keluarga besar Sekolah Adab MBA SPARTANS yang menaungi TK ABA 12 Surabaya melakukan kunjungan edukasi ke TK ABA 1 Candi, Sidoarjo pada Senin (26/4/2026). Bukan sekadar perjalanan wisata, agenda ini membawa misi besar: membedah rahasia transformasi TK ABA 1 Candi yang berhasil tumbuh dari lembaga kecil menjadi sekolah yang diperhitungkan.
Membawa “Tanah Kosong” untuk Gagasan Baru
Rombongan berangkat dengan antusiasme tinggi. Filosofi yang diusung adalah menjadi “tanah yang siap ditanami”, di mana setiap pendidik membuka diri terhadap gagasan-gagasan inovatif. Bagi tim TK ABA 12, ilmu bukanlah sesuatu yang ditunggu, melainkan harus dijemput dan kemudian dibagikan kembali.
Poin Penting: Melayani Tanpa Mengeluh
Salah satu catatan emas yang dibawa pulang dari studi banding ini adalah pentingnya ketulusan dalam pelayanan. TK ABA 1 Candi menekankan bahwa kunci pertumbuhan lembaga dimulai dari sikap mental para pengajarnya.
“Janganlah mengeluh. Berikanlah pelayanan yang tulus. Ketulusan itulah yang menjadi magnet kepercayaan orang tua siswa,” tulis catatan penting tim TK ABA 12 Surabaya.
Komitmen Peningkatan Mutu
Direktur MBA Spartans, Ir. Sudarusman, dalam sambutannya menegaskan bahwa studi banding ini adalah langkah konkret untuk melakukan perubahan. Beliau menekankan pentingnya pembelajaran berkelanjutan demi meningkatkan kualitas lembaga di bawah naungan MBA Spartans.
Senada dengan hal tersebut, Nur Saida, S.Pd., guru kelompok B TK ABA 12, menyoroti dua aspek teknis yang menjadi fokus pengembangan ke depan:
- Sarana & Prasarana: Optimalisasi fasilitas sebagai penunjang utama kenyamanan belajar.
- Kolaborasi Eksternal: Memperkuat kemitraan dengan lembaga lain untuk mendukung kegiatan belajar di luar sekolah (outbound/field trip).
Harapan Masa Depan
Melalui studi tiru ini, TK ABA 12 Surabaya yang memiliki branding “Sekolah Adab Keimanan” optimistis dapat terus berbenah. Tujuannya jelas: mencetak generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas secara akademik hingga sukses menembus jenjang pendidikan selanjutnya (SPMB), tetapi juga memiliki karakter kuat dan berakhlak mulia.
(Nur Astutik)





