Surabaya, wartapoint – Antusiasme masyarakat terhadap kualitas pendidikan berbasis karakter semakin meningkat. Hal ini dibuktikan oleh Sekolah Prestasi, SD Muhammadiyah 11 Surabaya (SD Muhlas) yang mencatatkan pencapaian luar biasa dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Meski tahun ajaran baru 2026/2027 belum dimulai, kuota siswa sudah dinyatakan penuh, bahkan kursi untuk tahun ajaran berikutnya hampir ludes.
Penuhi Kuota Sejak Dini
Sekolah yang berlokasi di Jalan Dupak Bangunsari 35-41, Krembangan ini melaporkan bahwa kuota sebanyak 150 siswa untuk tahun ajaran 2026-2027 telah terpenuhi seluruhnya sejak Desember tahun lalu. Sebagai tindak lanjut, pihak sekolah dalam waktu dekat akan menggelar pertemuan perdana bersama wali murid melalui kegiatan parenting.
Kepala SD Muhlas, Mursiah, S.Ag., M.Pd., menjelaskan bahwa tingginya minat masyarakat membuat sekolah menerapkan pola penjaringan proaktif, yakni membuka pendaftaran satu tahun lebih awal.
”Alhamdulillah, kuota 150 siswa untuk 2026-2027 sudah maksimal. Kami belum bisa menambah jumlah siswa lagi demi menjaga rasio ideal dan keterbatasan ruang kelas yang ada,” ujar Mursiah.
Fenomena Antrean Inden: Sisa 10 Kursi untuk 2027
Kesuksesan ini tidak berhenti di situ. Saat ini, SD Muhlas sudah membuka pendaftaran Gelombang 1 untuk tahun ajaran 2027-2028. Secara mengejutkan, kuota untuk tahun tersebut pun sudah hampir habis.
- Status Kuota 2027: Hanya tersisa 10 kursi.
- Pola Pendaftaran: Menggunakan sistem inden yang dibuka setiap bulan Juli (saat tahun ajaran baru dimulai).
Mengapa SD Muhlas Menjadi Pilihan Utama?
Ada beberapa alasan kuat mengapa orang tua rela mengantre jauh-jauh hari untuk menyekolahkan anak mereka di sini:
- Keseimbangan Pendidikan: Memadukan keunggulan akademik dan non-akademik dengan penguatan pendidikan karakter berbasis agama.
- Branding Prestasi: Mengusung slogan “Tiada Hari Tanpa Prestasi”, sekolah ini konsisten mendorong siswa untuk meraih medali dan penghargaan di berbagai bidang.
- Kepercayaan Masyarakat: Dalam dua tahun terakhir, jumlah pendaftar selalu menembus angka di atas 200 calon siswa, meski kuota yang tersedia hanya 150 kursi.
Himbauan bagi Orang Tua
Melihat tren pendaftaran yang sangat cepat, Mursiah menghimbau kepada para orang tua yang ingin menyekolahkan putra-putrinya di SD Muhlas agar segera mengambil langkah cepat sebelum pendaftaran benar-benar ditutup.
”Kami menghimbau ayah dan bunda agar tidak ketinggalan. Kuota untuk tahun 2027-2028 sudah mendekati batas akhir, hanya kurang 18 kursi lagi,” pungkas sosok yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Kader PCM Krembangan tersebut. (Muriyono/yupan)





