Surabaya, wartapoint – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh SD Muhammadiyah 4 (Mudipat) Surabaya di kancah olahraga. Tim Floorball putra dan putri sekolah teladan ini sukses memborong gelar Juara 1 dalam ajang bergengsi Walikota Cup 2026 yang berlangsung di GOR Pancasila, Surabaya, 8-10 Mei 2026.
Kejuaraan tahun ini berlangsung sangat kompetitif, diikuti oleh sedikitnya 50 tim dari berbagai sekolah dasar di seluruh penjuru Jawa Timur. Namun, dominasi tim Mudipat sudah terlihat sejak babak penyisihan hingga partai puncak.
Dominasi di Lapangan dan Dukungan Penuh Sekolah
Sepanjang turnamen, kedua tim asuhan Mudipat menunjukkan performa yang solid dan teknik permainan yang matang. Kehadiran Kepala SD Muhammadiyah 4 Surabaya, Edy Susanto, di pinggir lapangan menjadi suntikan semangat tersendiri bagi para atlet muda tersebut.
Kepala Sekolah menyampaikan rasa bangganya atas dedikasi para siswa yang mampu menjaga sportivitas sekaligus mental juara di tengah persaingan ketat antar-sekolah se-Jatim.
Hasil Latihan Disiplin dan Konsisten
Keberhasilan mengawinkan gelar juara ini tidak diraih dengan instan. Pelatih tim Floorball Mudipat, Coach Romli, mengungkapkan bahwa kunci kemenangan timnya adalah intensitas latihan dan kedisiplinan yang tinggi.
”Alhamdulillah, ini adalah buah dari kerja keras anak-anak dan latihan rutin yang konsisten. Kemenangan ini kami persembahkan untuk seluruh keluarga besar Mudipat. Semoga raihan ini menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berprestasi hingga tingkat nasional maupun internasional,” ujar Coach Romli.
Kiblat Pembinaan Olahraga Sekolah
Kemenangan ganda ini semakin mempertegas posisi SD Muhammadiyah 4 Surabaya sebagai salah satu sekolah dengan sistem pembinaan olahraga terbaik di Kota Pahlawan. Sekolah tidak hanya berfokus pada keunggulan akademik, tetapi juga memberikan ruang seluas-luasnya bagi pengembangan bakat non-akademik siswa.
Pihak sekolah berharap prestasi di cabang Floorball ini dapat menginspirasi siswa-siswi lainnya untuk berani mengeksplorasi potensi diri dan berprestasi di bidang yang mereka tekuni, tanpa melupakan tanggung jawab mereka di kelas. (yupan)





