
Surabaya, wartapoint – Cabang olahraga kabaddi mulai menunjukkan geliatnya di level sekolah dasar. Hal ini dibuktikan oleh Tim Kabaddi Putra dan Putri SD Muhammadiyah 11 Surabaya (SD Muhlas) yang berhasil menorehkan prestasi dalam debut perdana mereka di kompetisi “Three Star” Piala Wali Kota Surabaya, Jumat (15/5/2026).
Meski bertepatan dengan hari libur, semangat para atlet muda ini tidak surut. Sebanyak tujuh siswa yang terbagi dalam tim putra dan putri sukses membawa pulang predikat Juara 3, sekaligus mempertegas eksistensi sekolah dalam pengembangan potensi non-akademik.
Perjuangan Menembus Dominasi
Perjalanan menuju podium ketiga diraih dengan perjuangan yang tidak mudah. Di sektor putri, tim yang diperkuat oleh Kalika Quinn Sheinavya, Alula Anindya Budianto, dan Humaira Nurul Djayanti tampil agresif sejak babak awal. Mereka sukses mengungguli tim kuat MBA Spartans Putri sebelum akhirnya mengunci posisi ketiga setelah menumbangkan perlawanan SDN Kebon Agung 1 Sidoarjo.
Di sektor putra, kuartet Achmad Ilham Fathahilah, Muhammad Arsenio, Hamizan Tsabit Qies, dan Narendra El Azzam Asy Syafi juga menunjukkan konsistensi serupa. Setelah menyisihkan MBA Spartans Putra dan SDN Jambangan 1 Surabaya di babak penyisihan, mereka harus melakoni laga sengit di perebutan juara ketiga. Dalam pertandingan yang penuh tekanan tersebut, tim putra SD Muhlas menang tipis atas rival kuatnya, SDM Limas Surabaya.
Pendidikan Karakter Lewat Olahraga
Keberhasilan ini disambut hangat oleh pihak sekolah. Kepala SD Muhammadiyah 11 Surabaya, Mursiah, M.Pd., menyampaikan bahwa prestasi ini merupakan buah dari latihan disiplin dan kepercayaan diri siswa.
”Masyaallah, selamat dan sukses atas prestasi gemilang ini. Hari libur terbukti tidak menghalangi para siswa untuk terus mengukir prestasi bagi sekolah,” ujar Mursiah.
Ia menambahkan bahwa kemenangan di lapangan hijau ini diharapkan menjadi pemantik motivasi bagi siswa lain untuk berani berkompetisi di bidang apa pun. Bagi pihak sekolah, olahraga kabaddi yang membutuhkan ketangkasan fisik dan kerja sama tim menjadi media efektif untuk menanamkan karakter jujur serta sportif sejak dini.
Komitmen Pendidikan Menyeluruh
Prestasi di ajang Piala Wali Kota ini juga menjadi refleksi dari komitmen SD Muhlas dalam menjaga kualitas pendidikan yang menyeluruh. Pendidikan tidak hanya dipandang sebagai proses transfer ilmu di dalam kelas, tetapi juga upaya menjaga keseimbangan antara kesehatan rohani dan jasmani.
Dengan semakin beragamnya cabang olahraga yang ditekuni siswa, institusi pendidikan di bawah naungan Majelis Dikdasmen PCM Krembangan ini berupaya terus memfasilitasi minat dan bakat siswa agar mampu bersaing di kancah kota maupun nasional. Melalui kemenangan ini, kabaddi diharapkan dapat semakin populer sebagai olahraga yang mengedepankan strategi dan ketahanan di lingkungan sekolah dasar di Surabaya. (Muriyono/yupan)





