Menempa Mental dan Karakter, Ratusan Pendekar Muda Tapak Suci Surabaya Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – Sebagai upaya menjaga regenerasi dan kualitas kader bela diri, Pimpinan Daerah (Pimda) 006 Tapak Suci Putera Muhammadiyah Surabaya kembali menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Siswa Tahap 1 Tahun 2026. Agenda tahunan ini menjadi instrumen penting bagi organisasi dalam mengevaluasi ketangkasan fisik sekaligus integritas mental para anggotanya.

​Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Ahad (16-17/5/2026), ini dipusatkan di kompleks SD Muhammadiyah 14 Surabaya, kawasan Manukan Kulon, Tandes. Ratusan siswa dari berbagai cabang di seluruh penjuru Surabaya dipastikan hadir untuk mengikuti prosesi peralihan jenjang keilmuan tersebut.

Lebih dari Sekadar Teknik

​UKT dalam tradisi Tapak Suci bukan sekadar formalitas pengujian teknik bela diri di atas matras. Di balik gerakan jurus dan ketahanan fisik, terdapat proses pendalaman karakter yang menjadi fondasi utama organisasi.

​Sekretaris Umum Pimda 006 Surabaya, A. Dhany Irawan Syah, menekankan bahwa ujian ini dirancang untuk menguji disiplin dan sportivitas peserta. “Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa kenaikan tingkat juga dibarengi dengan penguatan nilai-nilai keislaman dan persaudaraan. Kami berharap seluruh siswa mampu menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Tapak Suci,” ujar Dhany.

​Menurutnya, aspek spiritualitas menjadi pembeda utama. Setiap siswa tidak hanya dituntut menguasai jurus, tetapi juga harus mencerminkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari, selaras dengan semangat perjuangan Muhammadiyah.

Standardisasi dan Evaluasi

​Pelaksanaan UKT Tahap 1 ini juga berfungsi sebagai sarana standardisasi keilmuan bagi seluruh cabang Tapak Suci di bawah naungan Pimda 006 Surabaya. Dengan kriteria yang ketat, para siswa diuji untuk melihat sejauh mana penyerapan materi yang telah diberikan di tingkat unit atau cabang masing-masing.

​Pihak panitia juga telah menetapkan syarat dan ketentuan administratif maupun teknis yang harus dipenuhi peserta. Partisipasi aktif dari para pimpinan cabang diharapkan dapat menjamin kelancaran acara yang melibatkan massa dalam jumlah besar tersebut.

Mencetak Kader Tangguh

​Penyelenggaraan UKT di lingkungan sekolah Muhammadiyah seperti SD Muhammadiyah 14 Surabaya menunjukkan sinergi yang kuat antara pendidikan formal dan pembinaan bakat non-akademik. Bela diri dipandang sebagai salah satu saluran efektif untuk membentengi generasi muda dari pengaruh negatif lingkungan dengan cara menumbuhkan rasa percaya diri dan kemandirian.

​Melalui ujian kenaikan tingkat ini, Tapak Suci Surabaya berharap dapat melahirkan kader-kader baru yang tidak hanya tangguh secara fisik dan memiliki kemampuan bela diri yang mumpuni, tetapi juga memiliki ketahanan mental untuk menghadapi tantangan zaman dengan akhlak yang kuat.

​(Anang Dony Irawan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article