Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster
Monday, June 1, 2026
Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster

Gandeng Menteri Dikdasmen, Lazismu Pamekasan Santuni Anak Yatim dalam “Launching” Pondok Darul Arqam

Must read

Pamekasan, wartapoint – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Pamekasan berkolaborasi dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) RI, Abdul Mu’ti, menggelar aksi sosial santunan anak yatim di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Ahad (24/5/2026).

​Kegiatan yang berlangsung di Jalan R. Abdul Aziz ini dilaksanakan bersamaan dengan peresmian (launching) Pondok Pesantren Darul Arqam (DA) Muhammadiyah Pamekasan.

​Agenda tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Gubernur Jawa Timur, Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan beserta jajaran Forkopimda, Dandim Pamekasan, Kapolres Pamekasan, perwakilan Kementerian Agama, serta para tokoh masyarakat se-Madura Raya.

​Perkuat Dakwah Lewat Pendidikan Pesantren dan Layanan Sosial

​Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pamekasan, Abdul Azis, menjelaskan bahwa Muhammadiyah Pamekasan terus berkomitmen memperkuat syiar dakwah melalui jalur pendidikan berbasis pesantren dan pelayanan sosial kemasyarakatan.

​Saat ini, Muhammadiyah telah mengelola tiga panti asuhan di Pamekasan, yang terdiri dari dua panti putra dan satu panti putri.

“Alhamdulillah, Pondok Darul Arqam putra saat ini telah berjalan kurang lebih satu tahun. Insyaallah, dalam waktu dekat kami juga akan membuka Pondok DA putri, yang pembangunan gedungnya mendapatkan bantuan dari Kementerian PUPR RI,” tutur Abdul Azis.

​Abdul Azis menambahkan, kehadiran Menteri Dikdasmen RI diharapkan menjadi momentum besar bagi akselerasi dakwah Muhammadiyah di Pulau Madura, khususnya di Bumi Gerbang Salam.

​Pesantren Harus Lahirkan Generasi Menguasai STEM

​Di tempat yang sama, Menteri Dikdasmen RI Abdul Mu’ti memberikan catatan penting mengenai arah pendidikan Islam masa kini. Ia menekankan bahwa mencetak generasi penghafal Al-Qur’an memang sangat mulia, tetapi kompetensi tersebut harus diimbangi dengan penguasaan sains dan teknologi.

​”Hafal Al-Qur’an itu penting, utama, dan sangat mulia. Tetapi kalau hanya hafal saja tanpa disertai kekuatan sains dan teknologi, maka generasi tersebut berpotensi bergantung pada orang lain. Mereka tidak akan mampu mengolah kekayaan alam yang telah dianugerahkan Allah kepada bangsa ini,” ujar Abdul Mu’ti tegas.

​Ia mengungkapkan, saat ini pemerintah pusat memberikan perhatian yang sangat serius terhadap penguasaan sektor STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) sebagai fondasi utama pembangunan generasi masa depan Indonesia.

​Oleh karena itu, Abdul Mu’ti mendorong agar pesantren-pesantren Muhammadiyah, termasuk Pondok Darul Arqam Pamekasan, mampu bertransformasi melahirkan santri yang unggul secara religius sekaligus kompeten di bidang teknologi.

​Sinergi untuk Pemberdayaan Umat

​Setelah prosesi peresmian pondok pesantren selesai, agenda utama dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim.

​Santunan tersebut diserahkan langsung secara simbolis oleh Menteri Dikdasmen Abdul Mu’ti dengan didampingi oleh Bupati Pamekasan Kholilurrahman bersama jajaran manajemen Lazismu Pamekasan.

​Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya sekadar menjadi bantuan momentum, melainkan tonggak sinergi yang lebih luas antara pemerintah, lembaga amil zakat, dan institusi pendidikan dalam mewujudkan pemerataan kesejahteraan dan peningkatan kualitas pendidikan di Madura. (Red)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article