
Surabaya, wartapoint – Memperingati Hari Anak Nasional (HAN) yang jatuh pada Kamis (23/7/2026), Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah Nyai Walidah menyerahkan bantuan beasiswa pendidikan dan perlengkapan sekolah kepada 40 anak asuhnya.
Bantuan berupa tas, buku, alat tulis, hingga dukungan biaya pendidikan tersebut diberikan kepada anak-anak binaan dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Program ini ditujukan untuk mendukung keberlanjutan pendidikan anak-anak yatim, piatu, dan dhuafa di bawah naungan lembaga tersebut.
Perwakilan LKSA Muhammadiyah Nyai Walidah, Fitria Leliana, mengungkapkan bahwa program apresiasi ini merupakan bentuk kepedulian nyata lembaga dalam membantu anak-anak yang memiliki keterbatasan finansial agar tetap dapat menata masa depan.
“Kami ingin anak-anak tetap memiliki semangat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Keterbatasan ekonomi jangan sampai menjadi penghalang bagi mereka untuk meraih cita-cita dan mendapatkan kesempatan pendidikan yang layak,” tegasnya.
Menurut Fitria, dukungan terhadap anak tidak cukup sebatas pemenuhan fasilitas belajar harian. Lebih dari itu, pendampingan mental dan suntikan motivasi dinilai penting agar anak-anak tumbuh dengan rasa percaya diri yang kuat.
Buka Rekening Bank Jatim Syariah untuk Edukasi Finansial
Selain menyerahkan bantuan fisik dan beasiswa, LKSA Muhammadiyah Nyai Walidah juga meluncurkan program edukasi finansial sejak dini. Setiap anak asuh dibekali buku tabungan dan kartu ATM pribadi yang difasilitasi oleh Bank Jatim Syariah.
Koordinator Program, Yilla, menjelaskan bahwa pengenalan manajemen keuangan sejak dini menjadi pijakan penting untuk melatih kemandirian dan rasa tanggung jawab anak-anak binaan.
”Anak-anak perlu belajar bahwa setiap orang memiliki masa depan yang harus dipersiapkan. Dengan adanya tabungan yang terfokus pada masing-masing anak, mereka dapat belajar memiliki tujuan dan merencanakan masa depan secara bertahap,” papar Yilla.
Langkah ini menyedot antusiasme para anak asuh. Salah satu penerima manfaat, Kirana, mengaku bersyukur dan bangga atas kepedulian lembaga yang tidak hanya memikirkan kebutuhan sekolah saat ini, tetapi juga membekali mereka dengan tabungan untuk masa depan.
Harapan Wali Murid di Momentum Hari Anak Nasional
Apresiasi senada disampaikan oleh Musrifah, salah satu wali anak asuh bernama Azizah. Ia berharap LKSA Muhammadiyah Nyai Walidah terus konsisten menghadirkan program-program inovatif yang berorientasi pada kesejahteraan dan keberlanjutan masa depan anak.
”Harapannya program-program yang sudah berjalan bisa terus dikembangkan, sehingga kebermanfaatannya semakin luas, terutama dalam membentuk kemandirian dan kesiapan anak-anak meraih cita-citanya,” tutur Musrifah.
Melalui momentum Hari Anak Nasional 2026 ini, LKSA Muhammadiyah Nyai Walidah menegaskan kembali komitmennya untuk terus hadir mendampingi tumbuh kembang anak-anak dhuafa dan yatim piatu. Sinergi antara bantuan pendidikan, perlengkapan sekolah, dan literasi keuangan diharapkan dapat memberikan kesetaraan kesempatan bagi setiap anak untuk meraih masa depan yang lebih baik. (yupan)





