Surabaya, wartapoint – Menjelang pelaksanaan Surabaya City of Heroes Championship 2026 yang akan berlangsung pada 24–26 Juli 2026 di GOR Jala Krida Wacana, para pesilat dari Sambikerep terus mematangkan persiapan demi meraih hasil terbaik pada ajang tersebut.
Di bawah arahan para pelatih, seluruh atlet menjalani latihan secara intensif dengan fokus pada peningkatan kemampuan teknik, kondisi fisik, serta kesiapan mental bertanding. Kontingen Sambikerep akan berlaga pada dua kategori, yakni tanding dan seni. Kategori tanding dibina oleh pelatih M. Febrianto, sedangkan kategori seni berada di bawah asuhan Sultan Abdillah dan Achmad Fauzi.
Selain menjalani latihan rutin, para pesilat juga melakukan sesi evaluasi dengan mengulas kembali hasil pertandingan-pertandingan sebelumnya pada Kamis (23/7). Kegiatan tersebut bertujuan mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan, sekaligus memperkuat strategi serta membangun kesiapan menghadapi atmosfer pertandingan.
Pelatih kategori tanding, M. Febrianto, mengatakan bahwa pembentukan mental bertanding menjadi salah satu fokus utama selama masa persiapan.
“Kami ingin mereka mempunyai mental bertanding yang baik, walaupun di antara mereka ada yang baru pertama kali turun ke gelanggang. Kejuaraan ini menjadi ajang untuk menunjukkan hasil latihan yang telah mereka jalani selama ini,” ujarnya.
Sementara itu, pelatih kategori seni, Sultan Abdillah, menjelaskan bahwa hasil evaluasi dari pertandingan-pertandingan sebelumnya menjadi acuan penting dalam meningkatkan kualitas penampilan para atlet.
“Peningkatan hasil latihan dari evaluasi pertandingan-pertandingan sebelumnya menjadi titik ukur dalam perbaikan performa kali ini,” katanya.
Dengan mengombinasikan latihan teknik, pembinaan mental, dan evaluasi hasil pertandingan, para pesilat Sambikerep optimistis mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus mengharumkan nama daerah pada ajang Surabaya City of Heroes Championship 2026.
(Dwi Anggraini – Humas)






