Milad ke-44 SMP MUVEN: Sutikno Sebut Pengembangan “Skill” Siap Pakai Tak Harus Menunggu SMK

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint — Suasana penuh semangat menyelimuti SMP Muhammadiyah 11 Surabaya, atau yang akrab disapa SMP MUVEN, pada Jumat (31/7/2026). Sekolah yang berlokasi di kawasan Krembangan ini resmi menginjak usia 44 tahun. Momen bersejarah tersebut dirayakan dengan menggelar jalan sehat bersama seluruh guru, karyawan, dan siswa, yang diselingi dengan penampilan energik dari grup band siswa.

​Selain merayakan Milad ke-44, momen ini juga dimanfaatkan untuk secara resmi membuka Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Muhammadiyah 11 Surabaya untuk Tahun Ajaran 2027/2028.

​Wakil Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krembangan Bidang Dikdasmen dan Kesehatan, H. Sutikno, S.Sos., M.H., menyampaikan bahwa perjalanan lebih dari empat dekade ini merupakan bukti nyata konsistensi sekolah dalam mencetak generasi penerus yang unggul.

​”Perjalanan 44 tahun ini adalah bukti konsistensi sekolah kita dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, dan unggul. Keringat dan kebersamaan kita pagi ini menggambarkan semangat SMP Muhammadiyah 11 Surabaya yang senantiasa sehat, aktif, dan terus bergerak maju,” ujar Sutikno kepada awak media wartapoint.id via WhatsApp.

​Di tengah suasana keakraban, Sutikno juga melantunkan sebuah pantun untuk membakar semangat para peserta:

Minum es kelapa tambah selasih,

Diminum saat matahari mulai membakar.

Selesai jalan sehat badan makin bersih,

Semangat milad terus berkobar!

​Wadahi Potensi Siswa Sejak Dini

​Dalam kesempatan pembukaan PPDB TA 2027/2028, Sutikno menekankan keunggulan SMP MUVEN yang tidak hanya berfokus pada pendidikan akademik dan keIslaman, tetapi juga pembekalan keterampilan praktis. Sekolah ini menyediakan lima program peminatan sebagai wadah untuk mengasah bakat dan keterampilan spesifik para siswa.

​Menurut Sutikno, pembekalan keterampilan ini menjadi nilai tambah agar siswa memiliki kesiapan diri menghadapi masa depan tanpa harus menunggu sampai jenjang sekolah kejuruan.

​”Untuk memiliki skill atau keahlian yang siap pakai, anak-anak tidak harus selalu masuk SMK. Di SMP Muhammadiyah 11 Surabaya, sejak dini potensi dan keterampilan mereka sudah diwadahi dan diasah dengan sangat baik,” tegasnya.

​Menutup pesannya, Sutikno melantunkan pantun penutup berisi harapan besar bagi perjalanan SMP MUVEN ke depan:

Pohon jati tumbuhnya lurus,

Dibuat bangku di atas papan.

SMP Muhammadiyah 11 maju terus,

Mencetak generasi hebat di masa depan.

​Rangkaian kegiatan Milad ke-44 dan Opening PPDB ini berlangsung meriah. Antusiasme peserta terlihat sepanjang jalur jalan sehat hingga panggung hiburan yang menampilkan bakat seni bermusik para siswa SMP MUVEN. (yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article