Surabaya, wartapoint – Mengapresiasi kreativitas sinematografi pelajar, Lembaga Seni Budaya (LSB) menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) Film Pendek karya sekolah-sekolah Muhammadiyah se-Kota Surabaya pada Selasa (28/7/2026). Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026 ini dipusatkan di Ruang Teater, Gedung Balai Pemuda, Kota Surabaya.
SD Muhammadiyah 26 Surabaya turut menyemarakkan gelaran bergengsi tersebut dengan mengirimkan delegasi sebanyak 24 siswa. Rombongan bertolak dari sekolah pada pukul 12.30 WIB dengan pendampingan langsung dari jajaran ustadz, ustadzah, serta Kepala SD Muhammadiyah 26 Surabaya.
Sejak menginjakkan kaki di lokasi acara, sorot antusiasme dan keceriaan memancar dari wajah para siswa. Suasana teater kian meriah dan dipenuhi rasa bangga saat film pendek karya sekolah mereka sendiri diputar di layar lebar.
Kepala SD Muhammadiyah 26 Surabaya, Yunita Puspitasari, menyambut positif ruang apresiasi seni yang diberikan kepada para peserta didik ini. Menurutnya, momentum HAN 2026 harus menjadi wadah pembuktian potensi anak.
“Kegiatan ini menjadi ruang edukatif sekaligus apresiasi yang sangat berharga bagi anak-anak. Kami ingin menunjukkan bahwa karya mereka layak diakui dan dinikmati publik. Semoga pengalaman ini memacu semangat seluruh siswa untuk terus berani berkarya, berinovasi, dan menumbuhkan rasa percaya diri,” tegasnya.
Kegembiraan senada dirasakan oleh para siswa pendamping dan peserta. Ustadzah Vio menuturkan bagaimana sorak-sorai bahagia pecah di dalam ruang teater. “Alhamdulillah, anak-anak happy banget begitu giliran film dari sekolah kita ditayangkan,” ungkapnya antusias.
Pengalaman menyaksikan karya sendiri di gedung bersejarah Kota Surabaya juga meninggalkan kesan mendalam bagi salah satu siswa delegasi, Rhazez.
“Senang dan bangga sekali bisa nonton film sekolah sendiri diputar di bioskop Balai Pemuda bareng teman-teman. Jadi makin semangat buat belajar bikin video dan karya kreatif lainnya,” ujar Rhazez dengan penuh semangat.
Melalui gelaran nobar film pendek ini, HAN 2026 tidak sekadar dirayakan sebagai sarana hiburan bermakna, tetapi juga menjadi pemantik inspirasi bagi pelajar Muhammadiyah se-Kota Surabaya untuk terus mengekspresikan kreativitas seni dan budaya melalui karya nyata. (Faza/Novi)






