Surabaya, wartapoint – Penerimaan rapor semester genap 2025-2026 di SD Muhammadiyah 11 Surabaya atau SD Muhlas terasa berbeda. Bukan cuma bagi nilai, tapi juga jadi panggung peluncuran buku antologi karya siswa Kelas 5.
Buku ini berisi kumpulan cerpen dan komik bertema persahabatan. Semua ditulis dan digambar langsung oleh siswa. Dari ide cerita sampai ilustrasi, murni hasil kreativitas siswa-siswi kelas 5.
Dari Kelas ke Rak Buku
Proyek ini jadi bukti kalau literasi di SD Muhlas nggak cuma teori. Siswa diajak menuangkan pengalaman, imajinasi, dan nilai persahabatan ke dalam tulisan dan gambar.
Dengan adanya karya siswa setiap tahunnya antologi tersebut, menambah buku bacaan yang sekarang bisa dibaca teman, guru, sampai orang tua. Ada cerita tentang tolong-menolong, ada komik lucu soal saling memaafkan. Ringan, tapi mengandung pesan yang mendalam.
Apresiasi Kepala Sekolah: Karya Jadi Bekal Akhlak
Kepala SD Muhlas, Mursiah, S.Ag., M.Pd, memberi apresiasi tinggi untuk keberanian siswa dalam berkarya.
“Semoga karya ini menjadi motivasi untuk terus berkarya sesuai bidangnya masing-masing. Yang paling penting, anak-anak mampu menerapkan dalam kehidupan sehari-hari: saling hidup rukun bagai sahabat sejati serta berakhlak mulia,” pesannya saat peluncuran, Sabtu (20/6/2026).
Ia menegaskan, rapor memang penting. Tapi karya nyata seperti buku ini jauh lebih berharga karena melatih anak berpikir, menulis, dan berbuat baik.
Masih dengan alumnus Pasca Sarjana Unesa ini, ada tiga hal penting yang SD Muhlas ingin tanamkan, yakni:
- Gemar Literasi: Anak terbiasa membaca, menulis, dan menuangkan ide.
- Kreatif Berkarya: Berani buat cerpen dan komik sesuai minat masing-masing.
- Kuat Karakter: Nilai persahabatan dan akhlak mulia jadi benang merah semua cerita.
Orang tua yang hadir mengaku bangga. “Nggak nyangka anak-anak bisa nulis dan gambar sekeren ini. Bukunya layak dikoleksi,” ujar bunda Syanala usai peluncuran buku.
Dengan peluncuran buku ini, rapor semester genap 2025-2026 jadi lebih dari sekadar angka. Ia berubah jadi bukti tumbuhnya generasi SD Muhlas yang cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia. (Muriyono)





