Surabaya, wartapoint — Kawasan bersejarah Jalan Tunjungan, Surabaya, berubah menjadi panggung busana terbuka yang megah pada Minggu (21/6/2026) pagi. Mulai pukul 09.00 WIB, tepat setelah agenda mingguan Car Free Day (CFD) berakhir, gelaran Surabaya Fashion Festival (SFF) 2026 resmi dimulai dan menyedot perhatian ribuan pasang mata warga Kota Pahlawan.
Acara yang diinisiasi oleh Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surabaya ini menghadirkan parade budaya dan busana yang memanjang di sejumlah ruas jalan utama pusat kota.
Rute parade bergerak dinamis menyusuri Jalan Tunjungan, melintasi Jalan Gubernur Suryo, Jalan Yos Sudarso, Jalan Walikota Mustajab, hingga berakhir di Jalan Sedap Malam. Kemeriahan festival ini kian lengkap dengan adanya atraksi marching band yang mengiringi sepanjang jalur parade.
Representasi Megah Busana Kerajaan dari SPENFORA
Surabaya Fashion Festival 2026 menjadi ruang ekspresi bagi generasi muda, terbukti dengan keterlibatan aktif ratusan siswa dari jenjang SMP, SMA, hingga SMK se-Kota Surabaya. Salah satu lembaga pendidikan yang mencuri perhatian adalah SMPN 4 Surabaya (SPENFORA).
Atas arahan Plt Kepala SMPN 4 Surabaya, Titis Nurhayati, M.Pd., sekolah mengirimkan empat representasi siswa terbaiknya untuk berkompetisi dan memamerkan karya kreatif di atas runway jalanan. Mereka adalah:
- Narotama Putra Rullyanata
- Majaya Cakra Adyatama
- Kirana Aulia Maharani
- Carissa Putri Endriana
Keempat siswa tersebut tampil memukau dalam balutan kostum bertema kerajaan Nusantara. Detail busana yang megah dan sarat akan nilai filosofi sejarah berhasil memikat para penonton dan dewan juri di sepanjang rute Jalan Tunjungan.
Selama persiapan hingga pelaksanaan parade, keempat delegasi muda SPENFORA ini didampingi secara intensif oleh tim guru pendamping, yakni Ayu Puspita Dewi Prasetya Putri, S.S., dan Rifda Hidajati, M.Pd. Kehadiran para guru memastikan para siswa mampu tampil percaya diri sekaligus menjaga esensi pesan budaya yang dibawa melalui kostum tersebut.
Stimulus Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Selain menjadi wadah unjuk bakat bagi para pelajar di bidang desain dan fesyen, Surabaya Fashion Festival 2026 mengemban misi yang lebih besar dalam pengembangan kota.
Pemerintah Kota Surabaya memproyeksikan festival tahunan ini tidak sekadar menjadi ajang hiburan visual bagi warga di akhir pekan. Lebih dari itu, SFF 2026 diharapkan mampu menjadi stimulus kuat untuk menggerakkan sektor pariwisata urban serta mendongkrak ekosistem ekonomi kreatif berbasis komunitas dan anak muda di Kota Surabaya. (Dwi Yulianto)





