Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster
Sunday, June 21, 2026
Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster

Peneliti Muda SMAMX Sabet Medali Emas dalam Youth National Science Fair 2026

Must read

Surabaya, wartapoint — Tradisi prestasi SMA Muhammadiyah 10 Surabaya (SMAMX) di panggung ilmiah nasional kembali berlanjut. Dua peneliti muda sekolah keberbakatan tersebut, Davin Adrian Putra Harfia dan Harits Abeed Almalik, sukses meraih Gold Medal (Medali Emas) dalam ajang bergengsi Youth National Science Fair (YNSF) 2026 yang berlangsung di Yogyakarta, akhir pekan kemarin.

​Dua siswa yang kini duduk di kelas XI tersebut berhasil memikat dewan juri nasional melalui proyek sains yang dinilai memiliki orisinalitas tinggi, solutif, serta aplikatif untuk menjawab tantangan riil di masyarakat.

​Konsistensi Riset dan Ujian di Laboratorium

​Capaian tertinggi di ajang nasional ini tidak datang secara instan. Di balik medali emas yang diraih, terdapat proses panjang yang menguras waktu, tenaga, dan pikiran di laboratorium sekolah selama berbulan-bulan.

​Davin Adrian menceritakan bagaimana dinamika riset yang mereka lalui penuh dengan metodologi yang ketat, termasuk saat menghadapi kegagalan eksperimen.

“Kami sempat berada di titik di mana riset gagal dan data yang dihasilkan tidak sesuai hipotesis. Kami harus mengulang seluruh proses dari awal hingga larut malam. Namun, dari sana kami belajar bahwa konsistensi dan akurasi adalah kunci utama dalam dunia sains,” ujar Davin.

​Harits Abeed menambahkan bahwa pengorbanan waktu bermain yang tersita selama masa persiapan terbayar lunas dengan pengakuan dari dewan juri. “Semua jerih payah dan rasa lelah ini akhirnya berbuah berkah. Medali ini kami dedikasikan untuk orang tua dan sekolah,” tutur Harits.

​Mentalitas Juara dan Penguasaan Materi

​Keberhasilan kedua peneliti muda ini tidak lepas dari bimbingan intensif sang mentor, Fahmi. Sebagai pelatih, Fahmi mengawal langsung bagaimana Davin dan Harits membagi waktu antara kewajiban akademik reguler dan penyempurnaan materi presentasi ilmiah menjelang keberangkatan ke Yogyakarta.

​Menurut Fahmi, keunggulan utama dari kedua anak didiknya terletak pada daya kritis dan kematangan komunikasi saat mempertahankan argumen ilmiah di hadapan para penguji.

​”Tekanan di level nasional tentu sangat tinggi. Ada fase di mana mereka mengalami kejenuhan. Namun, mereka mampu membuktikan mentalitas juara. Mereka tidak sekadar menghafal teori, tetapi menguasai betul esensi dan dampak dari riset yang mereka bawa. Mereka sangat layak atas pengakuan ini,” kata Fahmi.

​Dukungan Ekosistem Inklusif Sekolah

​Prestasi berskala nasional ini turut mendatangkan apresiasi dan rasa haru dari pihak keluarga. Perwakilan orang tua siswa menyatakan bahwa iklim akademis di SMAMX memberikan ruang yang luas bagi anak didik untuk berkembang sesuai dengan minat spesifik mereka, termasuk di bidang sains murni.

​”Melihat perjuangan mereka dari awal, pulang malam untuk menyelesaikan riset di laboratorium, hingga akhirnya berdiri di podium juara di Yogyakarta, tentu menjadi kebanggaan besar bagi kami. Kami mengapresiasi pihak sekolah dan mentor yang dengan sabar memfasilitasi passion anak-anak ini,” ungkap perwakilan orang tua.

​Melalui capaian di YNSF 2026 ini, SMAMX kembali memperkuat posisinya sebagai lembaga pendidikan inklusif yang konsisten melahirkan talenta muda di bidang riset dan teknologi, sekaligus membuktikan bahwa inovasi berbasis sains dari pelajar Surabaya mampu bersaing di level nasional. (Salim)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article