Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster
Sunday, June 21, 2026
Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster

Meneladani Keteguhan Nabi Ibrahim, Safari Subuh Bedah Figur Pemimpin Ideal

Must read

Surabaya, wartapoint – Atmosfer spiritual yang sejuk menyelimuti Masjid Al-Ikhlas Jelidro, Sambikerep, Surabaya, pada Minggu (21/6/2026) pagi. Ratusan jamaah tampak memadati ruang utama masjid untuk mengikuti agenda rutin Safari Subuh yang diinisiasi oleh Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya.

​Safari Subuh kali ini terasa istimewa karena dihadiri langsung oleh Ketua Majelis Tabligh PDM Surabaya, Ustadz Imam Sapari, S.HI., M.Pd.I. Bertindak sebagai imam sekaligus penceramah, beliau membedah tema krusial yang relevan dengan kondisi umat saat ini, yaitu “Figur Kepemimpinan Hebat dalam Islam”.

​Dua Figur Pemimpin Agung

​Dalam tausiyahnya, Ustadz Imam Sapari menegaskan bahwa Islam memiliki khazanah yang kaya akan figur pemimpin ideal. Sosok pertama dan utama yang wajib diteladani adalah Nabi Muhammad SAW, yang telah membawa perubahan revolusioner bagi peradaban umat manusia.

​Namun, selain kepemimpinan publik, ia juga mengajak jamaah untuk menengok figur pemimpin domestik yang sukses membangun ketahanan keluarga di tengah badai ujian, yakni Nabi Ibrahim Alaihissalam.

“Nabi Ibrahim adalah teladan bagaimana seorang pemimpin keluarga mampu lolos dari berbagai ujian hidup yang teramat berat, namun imannya tetap teguh tak tergoyahkan,” ujar Ustadz Imam Sapari di hadapan jamaah.

​Refleksi Gelar Ulul Azmi dan Khalilullah

​Lebih lanjut, Ustadz Imam mengurai lembar demi lembar kisah hidup Nabi Ibrahim AS sebagai bahan renungan (ibrah) bagi jamaah. Setidaknya ada tiga catatan penting keteguhan Nabi Ibrahim yang digarisbawahi:

  • Keteguhan Tauhid: Tetap istiqamah berdakwah meski sang ayah merupakan pengrajin berhala, bahkan siap menghadapi hukuman dibakar hidup-hidup demi membela agama Allah.
  • Ketaatan Tanpa Batas: Rela melaksanakan perintah hijrah dan meninggalkan anak-istri di lembah yang tandus gersang demi menjalankan syariat.
  • Puncak Pengorbanan: Lolos dari ujian terberat ketika diperintahkan oleh Allah SWT untuk menyembelih putra tercintanya, Nabi Ismail AS, yang kemudian diganti dengan domba.

​Melihat rekam jejak ketaatan yang luar biasa tersebut, menurut Ustadz Imam, sangat wajar jika Nabi Ibrahim AS dianugerahi gelar Ulul Azmi (memiliki keteguhan hati yang luar biasa) dan mendapat julukan Khalilullah (Kekasih Allah).

​Prioritaskan Allah di Atas Urusan Duniawi

​Melalui momentum Safari Subuh ini, Ustadz Imam Sapari berharap kisah keteladanan Nabi Ibrahim AS dapat membekas di hati seluruh jamaah, khususnya keluarga besar Masjid Al-Ikhlas Jelidro.

​Ia berpesan agar umat Islam di era modern tidak membiarkan kesibukan urusan duniawi melalaikan kewajiban beragama. Sebaliknya, perintah Allah SWT harus selalu ditempatkan di atas segala-galanya.

​Acara penuh khidmat ini kemudian ditutup dengan doa bersama. Setelah ibadah usai, pihak takmir dan pengurus PDM Surabaya menggelar ramah tamah serta sarapan bersama jamaah. Kegiatan ini ditujukan untuk memperkuat tali silaturahmi sekaligus meneguhkan komitmen bersama dalam memakmurkan masjid melalui gerakan dakwah subuh yang berkemajuan. (Red)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article