Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster
Sunday, June 21, 2026
Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster

Bekali Jamaah Faham Fikih Perawatan Jenazah, PCM Sukomanunggal Gelar Kajian At-Tanwir Besok

Must read

Surabaya, wartapoint – Guna memberikan pemahaman yang mendalam dan aplikatif mengenai fardhu kifayah dalam mengurus jenazah, Majlis Tabligh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sukomanunggal menggelar Kajian At-Tanwir bertajuk “Praktek Perawatan Jenazah”.

​Agenda ini akan dilaksanakan pada hari Ahad, 21 Juni 2026 (bertepatan dengan 6 Muharram 1448 H), dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan berpusat di Masjid Al Falah, jalan Simo Kalangan I nomor 12, Surabaya, dengan menghadirkan instruktur ahli, Drs. Damra Yusuf, S.H., M.M.

​Berbeda dari biasanya, pihak panitia memberikan maklumat khusus bahwa pelaksanaan pelatihan praktik perawatan jenazah kali ini difokuskan secara spesifik untuk jamaah laki-laki. Selain ilmu yang bermanfaat, panitia juga menyediakan fasilitas makan siang secara prasmanan bagi seluruh peserta yang hadir.

​Urgensi Regenerasi Mudin Laki-Laki

​Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sukomanunggal, Musthofa Hamal, S.T., menjelaskan bahwa pembatasan peserta khusus pria pada daurah kali ini didasari oleh kebutuhan riil di tengah masyarakat.

​Menurutnya, selama ini sering kali terjadi ketimpangan di lapangan ketika ada warga laki-laki yang meninggal dunia, di mana jumlah “mudin” atau petugas perawat jenazah laki-laki yang siap dan faham betul secara syariat sangat terbatas.

“Tujuan utama dari Kajian At-Tanwir kali ini adalah memberikan pembekalan teoritis sekaligus praktis yang komprehensif bagi kaum laki-laki di lingkungan Sukomanunggal. Kami ingin memastikan bahwa setiap jamaah pria memiliki keberanian dan kecakapan yang benar dalam memandikan, mengkafani, hingga menyalatkan jenazah sesuai dengan sunnah Nabi,” ujarnya.

​Harapan Masa Depan: Mandiri dalam Mengurus Keluarga

​Lebih lanjut, Musthofa mengungkapkan harapan besarnya dari luaran (output) agenda penting ini. Ia menginginkan agar edukasi ini bisa menghapus kecanggungan atau rasa takut yang sering dialami warga saat menghadapi kematian anggota keluarganya.

​”Harapan kami, setelah mengikuti kajian dan praktik langsung bersama Ustaz Damra Yusuf, minimal para peserta mampu dan berani merawat jenazah anggota keluarga mereka sendiri di rumah. Sungguh sebuah kebahagiaan dan keutamaan besar jika seorang anak laki-laki atau seorang ayah bisa memandikan dan mengkafani keluarganya sendiri dengan tangan mereka,” pungkasnya.

​Melalui program yang konsisten seperti Kajian At-Tanwir ini, PCM Sukomanunggal berkomitmen untuk terus menghadirkan dakwah yang solutif, menyentuh kebutuhan praktis umat, sekaligus memperkuat pilar-pilar keagamaan di tingkat ranting dan cabang. (yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article