Surabaya, wartapoint – Prestasi gemilang kembali diukir oleh dunia pendidikan vokasi di Surabaya. Kali ini, tim e-sport SMK Muhammadiyah 1 Surabaya (SMK Mudisa) sukses mengamankan gelar Juara II dalam turnamen bergengsi Kapolri Cup 2026 untuk cabang gim Mobile Legends.
Kompetisi berskala regional ini diselenggarakan oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak dalam rangka menyemarakkan rangkaian Hari Bhayangkara. Turnamen ini menjadi magnet bagi talenta-talenta muda digital dari berbagai kalangan di Surabaya dan sekitarnya.
Strategi Matang dan Mental Juara
Perjalanan SMK Mudisa menuju podium juara terbilang tidak mudah. Dipimpin oleh kapten tim, Rasya, yang merupakan siswa kelas XI Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), tim ini harus melewati fase penyisihan yang ketat sebelum akhirnya berhasil menembus partai final.
Kombinasi antara strategi permainan yang matang, komunikasi yang solid, serta disiplin tinggi di area pertandingan menjadi kunci sukses Rasya dan kawan-kawan dalam menumbangkan lawan-lawannya.
“Kami mengapresiasi semangat pantang menyerah dan sportivitas tinggi yang ditunjukkan anak-anak di lapangan. Mereka membuktikan mampu bersaing di industri kreatif dan teknologi yang dinamis.”
Keberhasilan ini sekaligus menegaskan bahwa siswa SMK tidak hanya fokus pada keahlian vokasi konvensional, tetapi juga adaptif terhadap tren global seperti e-sport yang kini telah diakui sebagai cabang olahraga prestasi.
Dukungan Sekolah dan Pengembangan Karakter
Merespons capaian positif tersebut, Kepala SMK Muhammadiyah 1 Surabaya, Irvandy Andriansyah, S.T., M.T., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan mendalam atas dedikasi para siswanya.
Menurut Irvandy, prestasi di bidang e-sport bukan hal baru bagi SMK Mudisa. Pihak sekolah memang secara konsisten memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan minat dan bakat di sektor digital.
”Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Mereka telah membuktikan bahwa generasi muda Muhammadiyah mampu berkompetisi secara sehat dan membawa nama baik sekolah,” ujarnya, Sabtu (20/6/2026).
Ia juga menekankan bahwa esensi dari kompetisi ini melampaui sekadar piala atau gelar juara.
”Menjadi juara bukanlah tujuan akhir, tetapi proses pembentukan karakter, kerja keras, kolaborasi, dan mental pantang menyerah adalah nilai utama yang harus dimiliki oleh generasi masa depan,” imbuhnya.
| Profil Tim E-Sport SMK Mudisa | Keterangan |
|---|---|
| Prestasi | Juara II Kapolri Cup 2026 |
| Cabang Gim | Mobile Legends: Bang Bang |
| Kapten Tim | Rasya (XI TKJ) |
| Penyelenggara | Polres Pelabuhan Tanjung Perak |
Visi Mencetak Generasi Berkemajuan
Capaian ini dinilai sejalan dengan visi besar SMK Mudisa untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik dan berkarakter Islami, tetapi juga cakap teknologi serta adaptif terhadap perkembangan zaman.
”Melalui kemenangan ini, saya berharap dapat memicu motivasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus menggali potensi diri, baik di jalur akademik maupun non-akademik, guna bersaing di tingkat nasional hingga internasional,” pungkasnya. (Red)





