Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster
Sunday, June 21, 2026
Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster

Tasmi 1 Juz Jadi Tiket Ambil Rapor, Smamita Perkuat Kolaborasi Orang Tua dalam Menjaga Hafalan Al-Qur’an

Must read

Sidoarjo, Wartapoint-SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) menghadirkan cara unik dan bermakna dalam pembagian rapor semester genap. Khusus siswa Tahfidz Class, pengambilan rapor diwajibkan melalui kegiatan Tasmi 1 Juz bersama orang tua sebagai bentuk evaluasi sekaligus penguatan sinergi pendidikan antara sekolah, siswa, dan keluarga, Sabtu (20/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, para siswa memperdengarkan hafalan satu juz Al-Qur’an secara langsung di hadapan orang tua. Momen ini tidak sekadar menjadi syarat administratif pengambilan rapor, tetapi juga ruang bagi orang tua untuk menyaksikan secara nyata perkembangan hafalan putra-putrinya.

Suasana haru dan penuh kebanggaan pun tampak ketika para siswa melantunkan ayat demi ayat yang telah mereka hafalkan selama menjalani pendidikan di Smamita. Koordinator Tahfidz Smamita Ummu Syarifah, SPdI, menjelaskan bahwa program tasmi bersama orang tua dirancang untuk membangun kebiasaan menjaga hafalan Al-Qur’an secara berkelanjutan.

“Kegiatan ini bertujuan memperdengarkan hafalan Al-Qur’an kepada orang tua secara langsung, meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri siswa, sekaligus memperkuat sinergi antara sekolah, siswa, dan keluarga,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan orang tua menjadi faktor penting dalam menjaga konsistensi hafalan para siswa di rumah.
Sementara itu, Direktur Smamita, Edwin Yogi Laayranata MIKom, menyampaikan apresiasi kepada seluruh wali siswa yang selama ini aktif mendampingi proses pendidikan anak-anak mereka.

“Kami mengucapkan terima kasih karena Bapak dan Ibu telah berkenan berkali-kali hadir dan berproses bersama kami di Smamita untuk menyaksikan perkembangan anak-anak. Pendidikan terbaik bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan kolaborasi semua pihak,” tuturnya.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak dapat dicapai hanya oleh sekolah, melainkan membutuhkan keterlibatan orang tua dan dukungan masyarakat secara berkesinambungan.
Karena itu, komunikasi dan budaya berdiskusi yang telah terbangun selama ini diharapkan terus terjaga demi mendukung perkembangan siswa secara optimal.

Prestasi siswa Tahfidz Class pun menunjukkan hasil yang menggembirakan. Dalam waktu kurang dari satu tahun, seluruh siswa telah mencapai hafalan minimal dua juz, meskipun mereka juga menjalani berbagai aktivitas akademik lainnya.
“Ritme menghafal ini harus terus dijaga agar hafalan yang sudah diperoleh tetap terpelihara dengan baik,” tambah Edwin.

Tak hanya fokus pada penguatan karakter Qurani, Smamita juga terus meningkatkan kualitas akademik melalui program Class Smart yang dirancang untuk mendongkrak capaian Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Sekolah memperketat sistem pembinaan dan evaluasi agar siswa mampu menyeimbangkan prestasi hafalan Al-Qur’an dengan kemampuan literasi, numerasi, dan skolastik.

“Tanggung jawab siswa Tahfidz memang tidak ringan. Mereka harus mampu menjaga hafalan Al-Qur’an sekaligus mengembangkan kemampuan akademik. Karena itu, dukungan dan kolaborasi seluruh pihak menjadi sangat penting agar mereka dapat berkembang secara optimal,” pungkasnya.

(Nashiiruddin)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article