Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster
Thursday, June 25, 2026
Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster

Ukir Sejarah, 22 Siswa SMP Muhammadiyah 5 Surabaya Ikuti Forum Pemimpin Muda Dunia di Bangkok

Must read

Surabaya, wartapoint – Sebanyak 22 siswa SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Surabaya resmi bertolak ke Bangkok, Thailand, untuk mengikuti ajang internasional Asian Youth International Model United Nations (AYIMUN) 2026. Forum simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ini berlangsung pada 25–29 Juni 2026.

​Keikutsertaan delegasi dalam jumlah besar ini mencetak sejarah baru bagi sekolah sekaligus menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi muda berwawasan global.

​Misi Besar di Kancah Internasional

​Kepala SMP Muhammadiyah 5 Surabaya, Misbach Noehruddin, S.Si., M.M., mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas keberangkatan para siswa. Menurutnya, menembus forum sekelas AYIMUN bukanlah perkara mudah karena memerlukan proses pembinaan yang panjang, kesiapan mental, hingga kemampuan akademik yang matang.

​”Alhamdulillah, delegasi Spemma menuju AYIMUN di Bangkok membawa misi besar di kancah internasional. Momen ini adalah momen yang bersejarah bagi Spemma,” ujarnya.

​Ia menambahkan bahwa pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas dan daya saing siswa-siswi sekolah menengah pertama di Indonesia sudah siap diuji di level global.

​Melatih Solusi Global dan Diplomasi

​Tahun ini, AYIMUN 2026 mengusung tema “Empowering Future Leaders for a Better World” (Memberdayakan Pemimpin Masa Depan untuk Dunia yang Lebih Baik). Tema ini dinilai sangat relevan dengan dinamika global saat ini yang penuh tantangan.

​Misbach menjelaskan, lewat simulasi sidang PBB ini, para siswa tidak sekadar belajar berpidato atau berdiplomasi. Lebih dari itu, mereka dituntut memahami isu-isu krusial dunia dan ikut merumuskan solusinya.

“Dunia saat ini sedang menghadapi tantangan kompleks, mulai dari isu lingkungan, perdamaian, hingga kesenjangan sosial. Melalui simulasi ini, anak-anak dilatih untuk menjadi bagian dari solusi global. Mereka adalah harapan masa depan,” jelas Misbach.

​Keseimbangan Karakter Islami dan Berpikir Kritis

​Senada dengan Kepala Sekolah, Humas SMP Muhammadiyah 5 Surabaya, Miftakul Khoir, S.Pd., menekankan bahwa partisipasi ini merupakan komitmen sekolah dalam menghadirkan pendidikan berorientasi global tanpa menanggalkan penguatan karakter Islami.

​Di forum tersebut, para siswa akan berinteraksi langsung dengan delegasi muda dari berbagai belahan dunia. Pengalaman ini diharapkan dapat mengasah kemampuan:

  • Berpikir kritis (critical thinking)
  • Komunikasi internasional (communication)
  • Kolaborasi lintas budaya (collaboration)
  • Jiwa Kepemimpinan (leadership)

​”Kami berharap para delegasi Spemma dapat menjadi representasi pelajar Indonesia yang santun, berprestasi, dan berwawasan global. Ini tentang membangun mimpi dan memperluas perspektif,” katanya.

​Apresiasi untuk Kolaborasi dan Sinergi

​Pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para guru pembimbing, tim mentor, serta orang tua siswa. Sinergi dan dukungan penuh dari seluruh pihak dinilai menjadi kunci utama keberhasilan keberangkatan delegasi ini.

​Di akhir keterangannya, Misbach berpesan agar para siswa tetap menjaga nama baik almamater dan Indonesia dengan menunjukkan karakter yang cerdas, santun, dan solutif.

​”Pemimpin masa depan tidak dilahirkan di zona nyaman, melainkan ditempa melalui tantangan besar yang berani mereka hadapi. Selamat berjuang, lakukan yang terbaik, dan kembalilah dengan cerita yang menginspirasi,” pungkasnya. (Red)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article