spot_img
Friday, July 3, 2026
spot_img
spot_img

Masa Libur Sekolah 2026, Volume Penumpang Commuter Line Surabaya Melonjak 11,69 Persen

Must read

Surabaya, wartapoint – Momentum libur sekolah tahun ajaran 2026 menjadi pemantik utama tingginya mobilisasi masyarakat dalam memanfaatkan moda transportasi publik di Jawa Timur. Tren positif kenaikan jumlah penumpang tidak hanya terjadi pada kereta api (KA) jarak jauh, melainkan juga merambah secara signifikan pada layanan kereta komuter.

​KAI Commuter mencatat adanya lonjakan volume pengguna Commuter Line di Wilayah 8 Surabaya yang cukup tajam. Moda transportasi berbasis rel ini kian kukuh menjadi pilihan utama masyarakat urban untuk mengisi waktu liburan secara aman, nyaman, dan bebas dari kemacetan jalan raya.

​Tembus 374.000 Penumpang dalam Sepekan

​VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat untuk bepergian menggunakan kereta lokal sudah terlihat sangat besar sejak memasuki pekan pertama masa liburan sekolah.

​Berdasarkan data posko yang dihimpun selama periode 22 hingga 28 Juni 2026, total volume pengguna Commuter Line di Area 8 Surabaya sukses menembus angka 374.110 orang. Dengan jumlah tersebut, rata-rata volume penumpang mencapai 53.444 orang per hari.

“Jika dibandingkan dengan rata-rata volume pada pekan biasa atau sebelum libur sekolah yang mencatat angka 47.887 pengguna per hari, pergerakan penumpang pada pekan pertama libur sekolah ini mengalami lonjakan sebesar 11,69 persen,” jelas Karina dalam keterangan tertulis, Senin (29/6/2026).

​Menurut Karina, tarif yang ramah kantong serta efisiensi waktu menjadi daya tarik utama mengapa ekosistem Commuter Line kian diandalkan oleh kelompok keluarga. Perjalanan liburan dinilai menjadi jauh lebih efektif karena terbebas dari rantai kemacetan di jalur darat non-rel.

​Peta Operasional 50 Perjalanan per Hari

​Untuk mengakomodasi lonjakan penumpang yang dinamis ini, KAI Commuter Wilayah 8 Surabaya secara konsisten mengoperasikan 50 perjalanan setiap harinya. Jaringan ini menghubungkan kota-kota strategis di Jawa Timur, mulai dari Surabaya, Malang, Blitar, Kertosono, hingga Mojokerto.

​Berikut adalah sebaran operasional 50 frekuensi perjalanan Commuter Line di Area 8 Surabaya:

Nama Commuter LineRelasi PerjalananFrekuensi Per Hari
CL JenggalaSurabaya Kota – Mojokerto – Sidoarjo13 Perjalanan
CL ArjonegoroSidoarjo – Bojonegoro9 Perjalanan
CL DhohoSurabaya Kota – Blitar via Kertosono8 Perjalanan
CL PenataranSurabaya Kota – Blitar via Malang8 Perjalanan
CL SupasSurabaya – Pasuruan / Probolinggo8 Perjalanan
CL BlorasuraSurabaya Pasar Turi – Cepu4 Perjalanan

Stasiun Surabaya Gubeng Jadi yang Terpadat

​Selama sepekan bergulirnya libur sekolah, Stasiun Surabaya Gubeng mengukuhkan diri sebagai titik keberangkatan dan kedatangan dengan volume penumpang tertinggi di Jawa Timur. Setiap harinya, stasiun ini melayani rata-rata hampir 6.600 pengguna yang naik (boarding) dan sebanyak 6.900 pengguna yang turun (alighting).

​Posisi terpadat berikutnya diikuti oleh Stasiun Wonokromo dengan rata-rata per hari mencapai 4.500 pengguna naik dan 4.800 pengguna turun. Sementara itu untuk wilayah jalur selatan, Stasiun Malang mencatat pergerakan yang tidak kalah dinamis dengan rata-rata 4.000 pengguna naik dan 3.900 pengguna turun setiap harinya.

​Atas tingginya kepercayaan dan loyalitas yang ditunjukkan oleh masyarakat, manajemen KAI Commuter menyampaikan apresiasi yang tinggi sekaligus berkomitmen untuk terus menjaga keandalan fasilitas.

​”Capaian pertumbuhan yang terus meningkat ini menjadi pelecut semangat bagi kami. KAI Commuter berkomitmen untuk terus mengoptimalkan standar pelayanan, menjaga keselamatan operasional, serta melahirkan berbagai inovasi baru,” tutur Karina. (Armand)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article